Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Habib Minta Pemkab Rohil Perhatikan Nasib Guru Bantu
PELITARIAU, Bagansiapiapi - Wakil Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rohil, Habib Nur meminta kepada Pemkab Rohil untuk memperhatikan nasib para guru bantu. Pasalnya, selama ini guru bantu yang ada di Lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) maupun di Kementerian Agama (Kemenag) Rohil kurang diperhatikan.
"Saya minta Kepada Pemkab melalui Disdik Rohil perhatikanlah nasib guru bantu ini, karena persoalan guru bantu sampai saat ini tidak pernah selesai terutama peningkatan kesejahteraan mereka. Jika Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kita kuat kenapa tidak," ucap Wakil Komisi B.
Menurut politisi PKB Habib Nur, setakat ini untuk gaji guru bantu di salah satu SD yang ada di Kecamatan Bangko mereka digaji Rp200 ribu perbulan. "Ironisnya, gaji yang mereka terima setiap bulannya itu bisa-bisa 3 bulan baru dibayar. Kita merasa prihatin, dimana untuk mencukupi kebutuhan hidupnya mereka terpaksa berjualan di kantin sekolah.
"Untuk itu Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang baru di laksanakan, kita berharap kepada Pemkab Rohil untuk segera menaikkan gaji mereka, ya paling tidak Rp500 ribu," tandas Habib.
Kebanyakan guru bantu tersebut, terang Habib, mereka yang sudah lama bekerja dari 5 hingga 8 tahun dan itu pun kurang diperhatikan sama sekali. "Memang mereka dulunya masuk kerja melalui Kepala Sekolah (Kepsek) dan tidak memiliki SK Bupati, tapi kita mengharapkan kepada Pak Bupati tolonglah berikan SK kepada mereka yang sudah bertahun-tahun bekerja," harapnya.
Habib juga memberikan apresiasi dan mendukung wacana pemkab Rohil melarang tenaga pendidik untuk pindah ke instansi lain. "Saya pribadi sangat setuju apa yang telah disampaikan Plt Sekda kemarin melarang keras tenaga Fungsional pindah ke Struktural, khususnya bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menjadi tenaga pendidik," pungkasnya.***Jar
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .








