Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Emak-emak Serbu Bazar UMKM HUT ke-23 DWP
PELITARIAU, Pekanbaru - Seratusan Ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Dharma Wanita (DWP) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau tumpah ruah meramaikan bazar dan membeli aneka produkBazar UMKM di halaman Gedung Daerah, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Kamis (8/2/2022).
Bazar diselenggarakan dalam rangka HUT ke-23 DWP yang dikelola oleh DWP Provinsi Riau dan perwakilan kabupaten/kota di Riau. Sebanyak 25 stan bazar digelar di lokasi itu, menyajikan beragam produk UMKM .
Kepala Bidang Ekonomi DWP Riau, Lia menjelaskan, bazar ini sebagai sarana promosi dari DWP kepada UMKM yang mereka kelola.
"Pada beberapa event kita panggil secara bergantian UMKM binaan kita di kabupaten/kota untuk dapat mempromosikan hasil produk mereka," jelasnya.
Kely seorang pengrajin batik dari Bandar Sei Kijang, Desa Kiat Jaya, Kabupaten Pelalawan mengatakan, produk yang ia jual beragam, mulai dari kain batik, baju kurung, tanjak dengan ciri khas tiap daerah.
"Kalau kami menawarkan kain dengan motif dari ciri khas Bandar Sei Kijang, yaitu Kijang yang dijadikan icon dan bisa dikombinasikan dengan banyak hiasan lainnya," jelas kely.
Sementara, Siska peserta bazar dari Rokan Hulu (Rohul) mengatakan, ia menyajikan batik yang diproduksi dari Rohul yang memiliki icon Rohul, seperti motif Sungai Rokan, Benteng Tujuh Lapis, dan juga motif Sicuriang.
Dijelaskan dia harga kain batik yang dijual di bazar ini relatif sama mulai dari harga Rp300 ribu untuk yang paling murah hingga Rp800 ribu.
"Untuk harga mulai dari 300 ribu rupiah sampai 800 ribu rupiah. harga yang paling murah itu dengan pengerjaan kain di cetak dan untuk batik yang dibuat dengan teknik tulis itu lebih mahal karna pengerjaannya lebih rumit juga lebih lama," jelasnya.
Selain menyajikan produk fesyen, bazar UMKM HUT ke-23 DWP juga menyajikan aneka lahan makanan. Seperti yang ada di stan DWP UPT Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan yang menjual ayam geprek, nasi uduk, dan frozen food.
"Alhamdulillah penjualan dari pagi hingga ke siang ini terus ada peningkatan, dan tidak ada komplain dari konsumen. Omset penjualan sudah mencapai 2 juta hingga siang hari ini," tutur penjaga stan bazar DWP UPT Dinas Peternakan dan Hewan Provinsi Riau.** Prc6
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
PELITARIAU, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau meningka.
Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 68 anak mengikuti kegiatan khitanan massal yang di.









