• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1112 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2402 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2766 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5327 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2439 Kali

  • Home
  • Riau Raya
  • Pekanbaru

Berkat BKK, Desa Mandiri Meningkat, Desa Tertinggal Berkurang

M Lani

Rabu, 07 September 2022 22:34:51 WIB
Cetak
Berkat BKK, Desa Mandiri Meningkat, Desa Tertinggal Berkurang

PELITARIAU, INHIL - Salah satu agenda utama kunjungan kerja (kunker) Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar ke Inhil adalah penyerahan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bagi desa.

Gubri Syamsuar punya perhatian khusus kepada desa. Karena kemajuan suatu negara, katanya, dimulai dari desa.

Bertempat di SDN 003 Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka, Inhil, pada Rabu (07/09/2022), Syamsuar dengan didampingi Bupati Inhil HM Wardan secara simbolis menyerahkan BKK kepada beberapa kepala desa.

"Tahniah kepada 158 Desa dari 197 Desa di Kabupaten Indragiri Hilir, karena saat ini dana BKK kepada Desa dari Pemerintah Provinsi Riau tahun 2022 telah disalurkan ke rekening desa," ucap Syamsuar.

Pemprov Riau, kata Syamsuar, sangat mengapresiasi kinerja seluruh desa dan juga Pemkab Inhil. Karena dengan kerjasama yang baik, penyaluran BKK tahun ini menjadi lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya.

Dijelaskan Syamsuar, pada 2019 sebelum ada program BKK kepada Desa, status perkembangan desa di Riau kurang menggembirakan.

Desa Mandiri hanya sebanyak 10 Desa, Desa Maju sebanyak 163 Desa,
Desa Berkembang sebanyak 915 Desa, Desa Tertinggal sebanyak 422 Desa, dan Desa Sangat Tertinggal sebanyak 45 Desa.

Namun setelah ada program BKK, status perkembangan desa pada tahun 2022 menunjukkan kemajuan, yang signifikan.

Sesuai data, saat ini Desa Mandiri bertambah menjadi 159 Desa, 
Desa Maju bertambah menjadi 520 Desa, Desa Berkembang sebanyak 801 Desa, Desa Tertinggal berkurang menjadi 87 Desa, dan Desa Sangat Tertinggal berkurang menjadi 24 Desa.

Khusus di Kabupaten Inhil, pada 2019 status perkembangan desa ternyata belum ada Desa Mandiri, 
Desa Maju hanya sebanyak 11 Desa,
Desa Berkembang sebanyak 59 Desa,
Desa Tertinggal sebanyak 116 Desa, dan Desa Sangat Tertinggal sebanyak 11 Desa.

Lalu setelah ada BKK, maka pada 2022 status perkembangan desa di Kabupaten Inhil menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

Tercatat, Desa Mandiri sebanyak 5 Desa, Desa Maju sebanyak 30 Desa,
Desa Berkembang sebanyak 130 Desa, Desa Tertinggal sebanyak 32 Desa, dan tidak ada lagi Desa Sangat Tertinggal.

Dengan demikian, lanjut Syamsuar, pada 2023 akan difokuskan perhatian untuk meningkatkan status Desa Tertinggal dan Desa Berkembang menjadi Desa Maju dan Desa Mandiri.

Demikian juga halnya dengan perkembangan BUMDesa di Provinsi Riau. 

"Pada tahun 2018 jumlah BUMDesa di Provinsi Riau sebanyak 1.192 unit, kemudian setelah program BKK kepada Desa diluncurkan pada tahun 2019, seluruh Desa di Provinsi Riau telah memiliki BUMDesa," ucapnya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Pemerintah Provinsi Riau saat ini terus berupaya melakukan pembinaan kepada BUMDesa. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pemeringkatan klasifikasi perkembangan BUMDesa. 

Pada 2021 jumlah BUMDesa kategori Maju sebanyak 202 unit dan 19 diantaranya terdapat di Kabupaten Inhil, serta pada tahun 2022 telah terdapat 15 BUMDesa yang memiliki Sertifikat Badan Hukum dari Kementerian Hukum dan HAM RI.

"Maksud dari program pemberian BKK kepada Desa ini dihajatkan untuk mendorong percepatan peningkatan kemajuan desa dan BUMDesa yang ada di Provinsi Riau," tegas Syamsuar lagi.

Sehubungan dengan itu, tambahnya, ada beberapa hal penting yang perlu  disampaikan untuk menjadi perhatian, terutama kepada Kepala Desa, BPD, LPM, Tokoh Masyarakat, para Direktur dan pengurus BUMDesa, para Pemuda dan Karang Taruna, serta masyarakat, yaitu:
Bahwa besaran alokasi BKK kepada Desa tahun 2022 ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang diberikan secara merata pada setiap Desa. 

Mulai pada 2022 ini, besaran BKK kepada Desa disesuaikan dengan klasifikasi perkembangan BUMDesa. 
Pembedaan ini dilakukan dalam rangka mendorong dan memotivasi BUMDesa, agar terus bergerak dan berkembang sebagai motor penggerak perekonomian desa.

Selanjutnya, dalam BKK tahun 2022 ini, juga telah dialokasikan sebesar Rp20 juta pada setiap desa dalam rangka mendukung penanggulangan kemiskinan dan penanganan stunting di tingkat desa.

Dana ini penggunaannya antara lain,
pertama, untuk bantuan usaha bagi rumah tangga miskin dan/atau keluarga terindikasi stunting, berupa alat kerja atau alat produksi pendukung kegiatan usaha, atau dapat juga berupa bantuan bibit ternak/ikan, benih ataupun tanaman, sehingga keluarga kita yang belum beruntung tersebut (miskin) dan terindikasi stunting dapat memiliki pekerjaan yang menghasilkan pendapatan, sehingga nantinya diharapkan mampu memenuhi kecukupan kebutuhan hidup keluarganya.

Kedua, dipergunakan untuk bantuan material pembangunan sanitasi MCK (Mandi, Cuci, Kakus) bagi rumah tangga miskin dan/atau keluarga terindikasi stunting.

Ketiga, dipergunakan untuk bantuan pendidikan bagi anak dari keluarga miskin atau terindikasi stunting, berupa pakaian seragam sekolah, sepatu, tas dan buku-buku pelajaran.

Selanjutnya, dalam mendukung penanggulangan stunting, juga telah dialokasikan dana operasional Posyandu sebesar Rp8 Juta bagi setiap Desa yang penggunaannya diatur dalam petunjuk teknis BKK kepada Desa tahun 2022.

Sebagai bentuk upaya dalam mencetak penghafal Alqur’an di Bumi Melayu Riau yang kita cintai ini, maka melalui BKK kepada Desa tahun 2022, juga telah dialokasikan anggaran sebesar Rp12 juta untuk insentif 2 (dua) orang Guru Tahfiz selama 6 bulan dan dana pendukung operasional pelaksanaan Tahfiz sebesar 5 Juta Rupiah. 

"Kami juga telah merencanakan penambahan alokasi insentif 2 (dua) Guru Tahfiz selama 12 bulan pada tahun 2023 yang akan datang," ulas Syamsuar.

Selanjutnya, dalam upaya untuk membangun jiwa dan semangat kewirausahaan para pemuda/pemudi yang ada di desa, sehingga nantinya diharapkan mampu menjadi aktor penggerak perekonomiaan di desa, maka kami telah mengalokasikan dana untuk pelatihan kewirausahaan bagi pemuda/pemudi yang ada di Desa sebesar Rp8 juta.

"Kepada para Camat, kami sangat megharapkan agar Bapak dan Ibu terlibat aktif dalam melakukan pembinaan dan pengawasan," tegas Syamsuar.

Selanjutnya, Syamsuar menjelaskan bahwa BKK kepada Desa dari Pemprov Riau telah berjalan selama 4 (empat) tahun, yaitu sejak tahun 2019 sampai dengan 2022. 

Total dana yang telah disalurkan kepada Desa se Provinsi Riau adalah sebesar Rp. 851.185.000.000,-. Dan untuk Kabupaten Inhil sebesar Rp. 105.395.000.000,- dengan perincian:
Tahun 2019 sebesar Rp.39.400.000.000,-, 
Tahun 2020 sebesar Rp. 16.745.000.000,-, 
Tahun 2021 sebesar Rp. 19.600.000.000,- serta 
Tahun 2022 ini akan disalurkan sebesar Rp. 34.014.283.217,-. 

Selanjutnya pada 2023 yang akan datang, Pemprov Riau akan kembali mengalokasikan BKK Kepada Desa di Kabupaten Inhil sebesar  Rp.39.400.000.000,-.

"Mari benar-benar kita maksimalkan pemanfaatan BKK ini agar apa yang kita harapkan tercapai," pungkas Syamsuar.

Meski di tengah hujan lebat, kehadiran Syamsuar dan rombongan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.**Prc6 



Sumber : Prc6 /  Editor : Lani

[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Riau Raya

Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku

Ahad, 05 Juli 2026 - 22:30:28 WIB

PELITARIAU,Pekanbaru - Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, mengutuk keras aksi pen.

Riau Raya

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan

Ahad, 05 Juli 2026 - 11:16:12 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru – Komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung program sw.

Riau Raya

Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi

Sabtu, 04 Juli 2026 - 19:34:38 WIB

PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.

Riau Raya

Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional

Sabtu, 04 Juli 2026 - 15:12:50 WIB

PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.

Riau Raya

Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba

Sabtu, 04 Juli 2026 - 13:50:02 WIB

PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.

Riau Raya

Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti

Sabtu, 04 Juli 2026 - 12:59:52 WIB

PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.

Terkini

  • +INDEX
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
05 Juli 2026
Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bongkar Jaringan Sabu, Dua Orang Diringkus
05 Juli 2026
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
05 Juli 2026
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
04 Juli 2026
Melihat Bhabinkamtibmas Polsek Batang Cenaku Rutin Dampingi Peternak Ikan
04 Juli 2026
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
04 Juli 2026
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
04 Juli 2026
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
04 Juli 2026
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
04 Juli 2026
Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
04 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
  • 2 Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
  • 3 Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
  • 4 27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
  • 5 PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
  • 6 Pemkab Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, DPRD Bentuk Pansus Bahas Tujuh Ranperda
  • 7 Polsek Tebing Tinggi Bekuk Pengedar Shabu 5,55 Gram di Selatpanjang Timur

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved