Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Kejelasan Lahan
Abdul Kasim : Pemerintah Harus Selesaikan Kejelasan Lahan yang Masuk Konsesi Blok Rokan
PELITARIAU, Pekanbaru - Status lahan di Riau sekarang ini masih menjadi sumber kegelisahan masyarakat, dan sudah seharusnya pemerintah segera menuntaskannya. Begitu juga dengan persoalan tata ruang yang menjadi kendala, terutama di Kota Dumai.
Ini ditegaskan Sekretaris Komisi I DPRD Riau, Abdul Kasim kepada media, Senin (8/8/2022), di Gedung DPRD Riau, Kota Pekanbaru.
Politisi PKS Riau ini memberikan contoh, ada lahan yang berada di 100 meter pada bagian kiri dan kanan jalan lintas Rumbai - Dumai, yang mana lahan tersebut sudah menjadi milik masyarakat, dibuktikan dengan kepemilikan Sertifikat Hak Milik (SHM).
"Saya masih menerima keluhan dari masyarakat yang tidak bisa memanfaatkan SHM tersebut, untuk membesarkan usahanya melalui pinjaman bank. Ini sudah disampaikan sebenarnya oleh Pak Gubernur, tapi sampai sekarang kita masih menunggu tindaklanjutnya," ujar putra daerah Kota Dumai ini.
Dia mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk menyelesaikan persoalan tata ruang yang menjadi kendala, terutama di Kota Dumai.
"Pada usia Provinsi Riau yang memasuki angka 65 tahun, selain persoalan lahan di jalan lintas itu, kendala pembangunan terjadi di Kota Dumai karena status lahan. Banyak gedung milik pemerintahan yang masuk dalam lahan konsesi Blok Rokan,"jelasnya.
Selain itu, ada juga sarana pendidikan ada yang masuk konsesi yang bisa menghambat progres pembangunan.
"Kita punya anak muda asal Riau, Raja Juli Antoni, Wakil Menteri ATR. Harusnya komunikasi bisa menjadi lebih mudah. Intinya ada koordinasi berkelanjutan antara Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Pusat menyelesaikan persoalan itu," ujar dia
Dia berharap, pemerintah pusat hendaknya bisa menyelesaikan kepentingan masyarakat Riau ini yang tergabung dalam NKRI.
"Kita harus terus menyuarakan soal kejelasan status lahan ini, karena dampak yang ditimbulkan dari ketidakjelasan status lahan ini cukup rumit," pungkasnya.**Prc7
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
PELITARIAU,Pekanbaru - Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, mengutuk keras aksi pen.
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
PELITARIAU, Pekanbaru – Komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung program sw.
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.









