Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Bupati Adil Temui Direktur ICC Akan Ada Temu Bisnis Dengan Investor Sri Lanka
PELITARIAU, Com - Selain sagu dan kopi, Kepulauan Meranti memiliki potensi kelapa yang ditargetkan menjadi komoditas unggulan dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat.
Guna mewujudkan hal itu, Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil, SH, MM, Selasa (2/8/2022) menemui sejumlah pihak di Jakarta membawa misi pengembangan kelapa di kabupaten paling bungsu di Riau tersebut.
Beberapa pihak yang ditemui, antaranya Dewan Kelapa Indonesia dan perwakilan Direktorat Jenderal Perkebunan. Selain itu, H. M Adil juga menemui Direktur Eksekutif International Coconut Community (ICC), Dr. Jelfina C. Alouw di Gedung Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan.
Hasil pertemuan dengan Direktur ICC, Bupati H. M Adil mendapat tawaran investasi dari pebisnis dari Sri Lanka untuk pengembangan industri hilir kelapa di Kepulauan Meranti.
"Kita sangat berterimakasih dan mengapresiasi atas upaya dan perhatian yang diberikan oleh ICC dan juga Dekindo tersebut," kata Bupati Adil usai pertemuan.
Lebih lanjut dikatakannya, Pemkab Meranti saat ini terus menggesa berbagai macam fasilitas penunjang untuk memudahkan para petani kelapa yang ada di Meranti. Diantaranya dengan meningkatkan fasilitas jalan poros yang menjadi jalur utama untuk mengangkut hasil panen petani.
"Tentunya kita menargetkan ada industri hilir kelapa di Meranti. Jadi kelapa kita dapat meningkat nilai ekonominya," sebut Bupati.
Terkait tawaran dari ICC untuk mendatangkan investor Sri Lanka, Adil sangat berharap hal itu bisa terlaksana. Pemkab Meranti akan memberikan kemudahan dan membantu kepengurusan izin yang dibutuhkan bagi investasi hilir kelapa tersebut.
"Kita siap menyambut dan mempermudah investor yang masuk. Jangan takut berinvestasi di Meranti, kita jamin iklim usaha yang aman dan kondusif," katanya.
Lebih jauh Adil menilai, dengan adanya industri hilir kelapa di Meranti, bukan hanya meningkatkan nilai ekonomis tanaman nusantara itu saja.
"Tapi akan ada multiplier efect secara ekonomi, baik terhadap penyerapan tenaga kerja maupun pelaku UMKM di Meranti," ujar Bupati.
Kepala Dinas Pertanian Kepulauan Meranti, Ifwandi yang ikut dalam pertemuan itu menjelaskan, temu bisnis dengan investor asal Sri Lanka yang diinisiasi oleh ICC itu direncanakan berlangsung 26 Agustus mendatang.
"Kita berharap tidak ada kendala. Kita akan dampingi nanti melihat potensi kelapa dan komoditas lain di Meranti. Semoga ini berjalan lancar dan investasi itu benar-benat terlaksana," harap Ifwandi.
Saat ini perkebunan kelapa di Kepulauan Meranti tercatat seluas 32.515 hektar dengan rata-rata produksi mencapai 29.257 ton pertahun. **
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.
Kalapas Pimpin Apel Pagi Tekankan Disiplin Keamanan dan Deteksi Dini
PELITARIAU Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mela.
Polresta Pekanbaru Hadir Dampingi Petani Wujudkan Pertanian yang Produktif
PELITARIAU, Pekanbaru – Wujud kepedulian terhadap sektor pertanian terus ditun.
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
PELITARIAU,Pekanbaru - Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, mengutuk keras aksi pen.









