Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Mengenal Konsep Smart City Adil Asmar Meranti Menuju Pelayanan Publik yang Prima
PELITARIAU, Meranti - Memimpin sebuah pemerintahan di era digital seperti saat ini memberikan tantangan sekaligus peluang bagi kepala daerah, untuk menciptakan penyelenggaraan pemerintahan yang efektif dan efisien. Serta memberikan pelayanan publik yang prima, mudah dan cepat kepada masyarakat.
Pasangan Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil dan Wabup Asmar memandang teknologi informasi harus dimanfaatkan secara maksimal dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Untuk itu sejak awal memimpin, dirinya mulai menyusun kebutuhan dasar dalam upaya mewujudkan visi Meranti Maju dengan konsep smart city.
"Kita bersyukur bupati saat ini peduli akan pentingnya teknologi informasi dalam menyelenggarakan pemerintahan," kata Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kepulauan Meranti Muhlisin, S.Kom, belum lama ini.
Beberapa tahapan yang telah dimulai oleh pemerintah kabupaten, diantaranya penguatan peran Kominfo Setdakab sebagai pilot project. Melalui Perda Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Bagian Kominfo di Setdakab ditingkatkan status menjadi dinas sendiri.
Dengan perubahan itu, Dinas Kominfo memiliki kewenangan yang lebih luas dalam tugas dan fungsinya membantu Bupati melaksanakan urusan di bidang komunikasi, informatika, statistik dan persandian.
*Penguatan Infrastruktur Dasar
Kepala Bidang Aplikasi, Informatika dan Postel Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kepulauan Meranti, Amat Safi,i M.Kom menjelaskan, beberapa langkah untuk menunjang penerapan teknologi informasi tersebut ditargetkan rampung di tahun 2022 ini.
Diantaranya, pembangunan infrastruktur dasar internet, baik jaringan broadband ataupun mobile broadband.
"Oleh karena Meranti ini terdiri dari kepulauan maka akses internet ada keterhambatan," ujarnya.
Oleh karena itu, di tahun 2021 lalu Pemkab Meranti telah membangun jaringan teknologi informasi dengan V-Sat di empat kecamatan yang belum mendapatkan akses internet maksimal. Yakni Kecamatan Rangsang Pesisir, Rangsang Barat, Pulau Merbau dan Kecamatan Tasik Putri Puyu.
Artinya, saat ini fasilitas kecamatan di seluruh Kabupaten Kepulauan Meranti sudah mendapatkan pasokan jaringan internet. Sekaligus peralatan dan perlengkapan penunjang untuk melakukan rapat secara virtual dengan cara video conference.
"Buktinya Bupati sudah melakukan Musrenbang dengan cara zoom meeting bersama camat dan kepala desa seluruh Meranti. Termasuk rapat bersama kepala sekolah se-Meranti, dan juga rapat Satgas Covid" ungkap Safi,i.
Langkah berikutnya, tambah Syafi,i, yakni membangun dan menambah kapasitas data center atau tempat menyimpan dan mengolah seluruh data yang diperlukan dalam penyelenggaraan pemerintahan di Meranti.
Dalam penyusunan data center itu, Pemkab telah melakukan kerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Meranti pada tahun 2021 lalu terkait Satu Data Indonesia.
"Jadi kita memiliki Big Data sesuai rekomendasi dan standar BPS. Sehingga data itu memenuhi syarat untuk digunakan, baik untuk perencanaan maupun pengambilan keputusan pimpinan," sebutnya.
Kemudian untuk melengkapi sistem yang telah terbangun tersebut, diperlukan aplikasi pendukung yang dapat digunakan dan diakses oleh pemerintah dan masyarakat. Syafi,i menyebut, Dinas Kominfo sudah memiliki banyak aplikasi yang dibangun secara mandiri dan siap digunakan.
"Misalnya kita sudah punya aplikasi agenda kepala daerah, daftar hadir berbasis android bagi ASN, juga ada dasboard untuk pendidikan, kesehatan dan juga aplikasi pengaduan masyarakat," sebutnya
Dia mencontohkan, dengan aplikasi pengaduan, maka masyarakat akan lebih mudah melapor terkait apa saja permasalahan. Terutama dalam hal pelayanan publik oleh aparatur pemerintahan. Nantinya semua laporan tersebut akan diterima langsung oleh kepala daerah dan ditindaklanjuti oleh satuan kerja terkait.
Begitu juga dengan dasboard pendidikan, kata Syafi,i. Nantinya akan merangkum semua data terkait pendidikan di Meranti. Mulai dari tingkat rasio pendidikan, jumlah sekolah, siswa, guru dan lain sebagainya.
"Jadi semua itu bisa dipantau langsung oleh kepala daerah dengan sangat mudah dan praktis, karena bisa diakses lewat smartphone," kata Dosen AMIK Selatpanjang itu.
*Command Center atau Pusat Kendali
Setelah semua perangkat, jaringan dan pusat data dipenuhi, Kominfo Meranti kini sedang bergerak menyiapkan Command Center atau pusat kendali berbasis teknologi informasi tentang Kabupaten Kepulauan Meranti.
Lewat fasilitas ini, bisa mempercepat akselerasi data dan informasi secara digital kepada kepala daerah sebagai salah satu dasar pengambilan keputusan. Tentunya data dari seluruh satuan kerja akan terintegrasi, sehingga bisa diakses oleh pucuk pimpinan kapan saja dan di mana saja.
"Kita akan sangat terbuka terhadap informasi publik. Intinya pimpinan akan lebih mudah mengawasi kinerja aparaturnya dan masyarakat juga diberi ruang untuk mengontrol pemerintahan," sebutnya.
*Pengaturan Jaringan Interkoneksi antar OPD
Untuk makin memaksimalkan kinerja aparatur pemerintahan di Kota Sagu, Kominfo juga akan melakukan pengaturan jaringan interkoneksi antar organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dikatakan Kabid Aplikasi Diskominfo Meranti itu, Maret ini simpul jaringan internet OPD akan berada di Bagian Kominfo. Menurutnya, dengan begitu akan dapat menghemat anggaran internet yang selama ini dianggarkan pada masing-masing OPD.
"Selain itu kita juga bisa memfilter konten-konten tidak layak pada saat jam kerja. Seperti youtube, film korea dan lain-lain. Ini akan memaksimalkan kinerja masing-masing OPD," jelasnya.
*Smart Absen
Dalam waktu dekat, seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Kepulauan Meranti akan meninggalkan daftar hadir manual seperti saat ini. Lalu akan berganti ke sistem absensi berbasis android.
"Jadi pegawai di Meranti bisa absen lewat smartphone-nya masing-masing dan harus lewat titik kordinat kantor yang bersangkutan. Radiusnya sekitar 10 meter, jadi mau tidak mau harus ke kantor dan tidak bisa titip menitip absen lagi," jelas Amat Safi,i.
Langkah Nyata Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Prolanis
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan .
Melalui Edukasi di Sekolah, Polres Kepulauan Meranti Perkuat Benteng Pelajar Dari Ancaman Narkoba
PELITARIAU,Meranti - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulauan Mer.
Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau Bersama Lalin HK, Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
PELITARIAU, PEKANBARU – Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR).
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.









