Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Panen Raya Padi, Bupati Berikan 3 Ide Peluang Agar Masyarakat Kedabu Rapat Sejahtera
PELITARIAU, Meranti - Bupati Meranti H Muhammad Adil SH Bersama Forkompinda Ikuti Agenda Panen Raya Padi dan Peresmian Lumbung Pangan serta Penyerahan Alat Panen Padi di Desa Kedabu Rapat Kecamatan Rangsang Pesisir.(20/01/2022).
Mengawali acara selaku Gakpotan Wharsiman mengatakan bahwa, kita akan membuat program pertanian dan kami mendapat dukungan agar acara ini berjalan dengan baik, di Kedabu Rapat ini bagaimana mengelola peningkatan produksi padi dari IP100 hingga IP200 dan sudah kita rancang dari tahun kemaren hingga tahun 2022, mudah-mudahan bisa tercapai.
"Kita berhadapan langsung dengan selat Malaka dan hampir nyaris hampir runtuh terkena abrasi semoga ada bantuan dari pemerintah dengan memberikan batu pemecah ombak, kami berharap kepada Bupati agar sama-sama kita melihat yang tak jauh dari ini hanyak 1KG", ungkapnya Wharsiman.
Kemudian sambutan PLT Kadis Pertanian Ifwandi mengatakan bahwa, bahwa ada 3500 H pada tahun 2021, dengan memproduksi rata rata 4 ton, 1 tahun kita mendapatkan beras 7000 ton untuk kebutuhan kita Kabupaten Kepulauan Meranti dan masih kurang 15 Ton karna permintaan beras sangat tinggi di Meranti. dan jika kite membuka lahan baru sangat besar biayanya.
"Alhamdulillah pada kesempatan ini di Desa Kedabu rapat ini sudah berhasil kita lakukan semoga bisa di ikuti gakotan-gakotan baru, kita berharap kita optimalkan lahan kita yang ada, tentu kita mengejar tingkat produksi kita Kudus petani yang hadir saat ini, andai kita bisa mengingkatkan indeks tentu kebutuhan akan terealisasi", katanya Ifwahndi.
"Kita di Meranti ada 2 lumbung pangan dengan mengunakan dana DAK mari kite perkuat dan harapan kita bagi gakpotan gakpotan bisa mengikuti hal tersebut", ungkapnya Ifwahndi.
Selanjutnya pengarahan Bupati Meranti H Muhammad Adil SH sekaligus lakukan peresmian, dalam arahanya dia mengatakan bahwa kepada ibu/bapak sebelum saya mengawali acara ini, saya informasikan bahwa kalau pengen berobat cukup pakai KTP saja gratis tidak perlu bayar.
"Kemudian saya ingatkan kepada PU agar cepat melakukan pelelangan alat eskapator agar para petani lebih cepat melakukan penanaman padi, nantik untuk tanggul agar dilebarkan. Kemudian saya berharap kedepannya kalau uang tidak cukup nantik masing-masing punya kebun iuran beli minyaknya", katanya H Muhammad Adil SH.
"Kepada kelapa desa cari minyaknya masukan pada anggaran add, jika tidak cukup juga masyarakat hendak patungan alias gotong royong kalau mau aman, karna anggaran ini tidak ada alias sudah di ketuk, hari ini kepada kadis suruh masyarakat melakukan penandatanganan atas kesepakatan hal tersebut", ungkapnya H Muhammad Adil SH.
"Nanti kalau tanggulnya sudah siap, saya harapkan pada kadis agar memberikan ikan, jadi setiap tahun tidak satu panen aja tapi dua, barulah Meranti maju, saya dukung sekali akan hal ini dan berharap tahun ini BPNT sudah tidak payah lagi beli beras diluar dan kita perlu 340 ribu ton, jadi pertahunya 3.600 ton BPNT dan ini peluang untuk menuju masyarakat sejahtera dan kalau bisa semua kompak nanam padi semua", ungkapnya H Muhammad Adil SH.
"Nantik akan ada juga Pertenakan dan jerami padi bisa kita manfaatkan untuk itu, Jadi ada 3 komponen yang menjadi peluang tentu warga yang ada di Kedabu Rapat akan sejahtera, tentang pendidikan kuliah bapak/ibu tidak perlu khawatir karna pemerintah daerah sudah menjamin juga Kesehatan yang ada di di Kabupaten Kepulauan Meranti tinggal bapak/ibu mau atau tidak", ungkapnya H Muhammad Adil SH.
"Saya sudah mengagarkan anggran untuk kesehatan bagi masyarakat, jangan takut lagi untuk berobat jika tidak uang yang kita anggarkan akan sia-sia alias rugi, semuanya sudah clear untuk program Pendidikan, Kesehatan dan lainya, insyaallah dalam waktu dekat ada lagi bagi pelaku UMKM kita memberikan peluang untuk meminjamkan uang tanpa bungga dan sudah dilakukan MOU pada pihak bank", sebutnya H Muhammad Adil SH.
"Masalah abarasi itu bukan wewenang kita pemerintah daerah tapi Mentri kelautan, dan ini adalah permintaan masyarakat yang yang ada di Meranti kalau dibiarkan lama-lama pulau ini akan musnah", akhirnya H Muhammad Adil SH.**
Langkah Nyata Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Prolanis
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan .
Melalui Edukasi di Sekolah, Polres Kepulauan Meranti Perkuat Benteng Pelajar Dari Ancaman Narkoba
PELITARIAU,Meranti - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulauan Mer.
Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau Bersama Lalin HK, Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
PELITARIAU, PEKANBARU – Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR).
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.









