Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Malam Pergantian Tahun
Akses Jalan ke Jam Gadang Bukittinggi Ditutup
PELITARIAU, Bukittinggi - Satlantas Polres Bukittinggi bakal menyekat semua akses masuk menuju objek wisata Jam Gadang, Kota Bukittinggi, pada malam pergantian tahun baru, Jumat (31/12/2021).
Kasat Lantas Polres Bukittinggi, AKP Ghanda Novidiningrat mengatakan, penyekatan bertujuan untuk mencegah masuknya kendaraan ke wilayah tersebut.
“Jadi, kita berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bukittinggi, pada saat menjelang malam tahun baru, akses masuk ke Jam Gadang akan ditutup,” ujarnya.
Penyekatan, tutur dia, dilakukan di sejumlah titik yaitu Jambu Air, Simpang Capella, Simpang Lapangan Kantin, Simpang Yarsi, Simpang DPRD, Simpang Ateh Ngarai, dan Simpang Rumah Sakit Umum Daerah Achmad Mochtar.
Kemudian, Simpang Tembok, Simpang pendakian Wowo, Simpang depan BNI, Simpang Kangkung, Simpang Tugu Polwan, Simpang Jembes, dan semua pintu masuk menuju Jam Gadang.
Dalam melakukan penyekatan tersebut, pihaknya akan mulai menutup akses jalan pada pukul 16.00 WIB. Namun, jika jumlah kendaraan yang melintas mulai meningkat sebelum jam itu, maka pihaknya akan melakukan penutupan jalan lebih cepat.
“Jalan akan kembali dibuka pada Sabtu (1/1/2022) pagi menjelang siang,” jelas Ghanda.
Dia menerangkan, selama penyekatan berlangsung, kendaraan tidak diperbolehkan masuk, kecuali kendaraan masyarakat yang tinggal atau berdomisili di dalam lokasi tersebut.
Pihaknya juga bakal melakukan pengalihan arus lalu lintas. Untuk kendaraan yang lainnya, petugas dari Satlantas Polres Bukittinggi akan mengarahkan kepada masyarakat untuk ke arah keluar.
“Namun, jika ada yang pengujung masuk ke area Jam Gadang harus jalan kaki (kendaraan tetap tinggal di luar),” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ghanda mengimbau, meski tak ada larangan memasuki kawasan Jam Gadang, pengunjung diingatkan supaya tetap menjaga protokol kesehatan.
“Kita akan periksa pengunjung yang masuk wisata. Kalau sudah vaksin, lebih bagus. Namun kalau belum, akan kita fasilitasi di Pospam Jam Gadang,” ucapnya. **Prc7
GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia
PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.









