Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Harbolnas 2021
Momentum Konsumen Bangga Buatan Indonesia
PELITARIAU, JAKARTA – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyatakan Hari Belanja Nasional (Harbolnas) 11—12 Desember 2021 merupakan momentum untuk meningkatkan kesadaran Bangga Buatan Indonesia (BBI). Para pelaku usaha lokapasar (marketplace) diminta merangkul dan meningkatkan daya saing usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar produk Indonesia semakin banyak digunakan dan digemari masyarakat Indonesia.
“Harbolnas adalah salah satu momentum yang tepat untuk mengajak seluruh masyarakat agar semakin bangga dengan barang buatan Indonesia. Mari berbelanja produk lokal di Harbolnas ada 11 - 12 Desember 2021, dan tunjukkan kebanggaan terhadap produk Indonesia,” kata Mendag Lutfi, melalui keterangan persnya, dikutip Sabtu (11/12/2021).
Menurut Mendag, kampanye gerakan nasional BBI yang dilakukan bersamaan dengan transformasi digital merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan akses pasar dan penjualan barang-barang buatan Indonesia melalui lokapasar.
Ditegaskan, saat ini optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi Indonesia terus menguat. Indeks keyakinan konsumen pada November 2021 sudah mencapai 118,5 atau naik 5,1 poin dibanding Oktober 2021.
Peningkatkan ini sejalan dengan membaiknya aktivitas ekonomi yang didorong mobilitas seiring pelonggaran pembatasan kegiatan masyarakat.
“Kondisi ini menjadi indikator penting untuk kembali membangkitkan daya beli masyarakat dan menggerakkan konsumsi rumah tangga sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2021,” terang Mendag.
Mendag menyebut, konsumsi rumah tangga sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi perlu terus dijaga. Salah satunya adalah dengan mengedepankan dan memanfaatkan ekonomi digital.
Pandemi COVID-19 yang terjadi sejak 2020 dapat dianggap sebagai momentum untuk mengakselerasi ekonomi digital indonesia.
“Pada 2020, total transaksi e-commerce Indonesia mencapai Rp266 triliun. Pada 2021, nilai ini diproyeksikan tumbuh signifikan menjadi Rp406 triliun. Oleh karena itu, para pemangku kepentingan harus terus bersinergi dalam mendorong transformasi digital, khususnya bagi para pedagang kecil di seluruh Indonesia,” jelas Mendag.**Prc7
GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia
PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.









