Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Kapolres Meranti Ajak Masyarakat Ciptakan Pilkades Sehat dan Kondusif Tanpa Hoax
PELITARIAU, Meranti - Pemerintah telah menetapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) untuk 29 Desa se Kabupaten Kepulauan Meranti akan dilaksanakan pada 13 November 2021 mendatang. Dalam kurun waktu yang singkat ini diharapkan semua pihak dapat mendukung pesta demokrasi tersebut berjalan dengan baik nantinya.
Demikian disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Andi Yul LTG SH SIK MH kepada media ini, Selasa (9/11/2021). Dikatakannya, pada ajang Pilkades di Kepulauan Meranti tahun ini diharapkan dapat berlangsung aman, sehat dan kondusif demi kepentingan bersama. Untuk itu dukungan semua pihak sangat diharapkan.
"Kita mengajak kepada semua masyarakat agar dapat bekerjasama menciptakan situasi Pilkades yang aman, sehat dan kondusif tanpa hoax di Kepulauan Meranti. Tentunya dengan kemudahan penggunaan media sosial saat ini sangat rentan terjadinya penyebaran berita bohong dikalangan masyarakat, untuk itu perlu kita saring terlebih dahulu informasi yang didapatkan sebelum disebar lebih lanjut," ucap Kapolres AKBP Andi mengingatkan.
Orang nomor satu di jajaran Korps Tibrata Polres Meranti tersebut membeberkan, bagi penyebar hoax (berita bohong,red) dapat dipidana sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Untuk itu semua masyarakat diharapkan ekstra hati-hati dalam menyebarluaskan informasi kedepan khususnya dalam situasi Pilkades di Kepulauan Meranti tahun ini.
"Mari tetap waspada terhadap berita yang menyebar, karena jika kita tidak menyaring informasi sebelum di sebar kepada yang lain maka akan berakibat fatal nantinya, dimana sesuai Pasal 22 UU ITE menyebutkan tiap orang yang dengan sengaja sebar berita bohong dan menyesatkan diancam selama 6 tahun Penjara, kemudian berdasarkan Pasal 14 dan Pasal 15 UU No. 1 tahun 1946 menyatakan bahwa siarkan berita bohong yang mengakibatkan keonaran diancam 10 tahun penjara," jelas Kapolres.
Selanjutnya Kapolres mengharapkan kepada seluruh elemen masyarakat agar dapat saling mengingatkan dan waspada terhadap berita hoax. Selain itu diimbau kepada semua pihak untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) pada saat pelaksanaan Pilkades.
"Kepada semua pihak, baik panitia pelaksana Pilkades, tim sukses, dan seluruh masyarakat agar tetap mematuhi Prokes dalam setiap pelaksanaan tahapan dilapangan demi kepentingan kesehatan kita bersama. Mari saling kerjasama agar semua proses Pilkades sampai selesai dapat berjalan dengan baik nantinya," ungkap Kapolres Andi berharap.**
Langkah Nyata Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Prolanis
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan .
Melalui Edukasi di Sekolah, Polres Kepulauan Meranti Perkuat Benteng Pelajar Dari Ancaman Narkoba
PELITARIAU,Meranti - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulauan Mer.
Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau Bersama Lalin HK, Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
PELITARIAU, PEKANBARU – Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR).
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.









