Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
OTT KPK
19 Jam Di Periksa KPK, Akhirnya Bupati Kuansing di Bawa Ke Jakarta
PELITARIAU, Pekanbaru - Setelah 19 Jam menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK di ruang Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Mapolda Riau, akhirnya Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra keluar dari Mapolda Riau sekira pukul 17.00 WIB, dan langsung dibawa ke Jakarta malam ini guna pemeriksaan lanjutan di gedung KPK.
Diketahui, Andi Putra diperiksa di Mapolda Riau sejak Senin (18/10/2021) pukul 22.00 WIB, terkait OTT yang dilakukan KPK di Kabupaten Kuansing terhadap dugaan korupsi penerimaan janji atau hadiah perpanjangan perijinan perkebunan.
Hal ini juga dibenarkan Jubir KPK Ali Fikri kepada sejumlah media, Selasa (19/10/2021) siang.
"Ya, informasi yang kami peroleh terkait dugaan korupsi penerimaan janji atau hadiah terkait dengan perijinan perkebunan," sebut Ali Fikri.
Sementara, Kuasa Hukum Bupati Kuansing, Dodi Fernando kepada awak media di Mapolda Riau mengatakan, sore ini kliennya langsung bertolak ke Jakarta untuk melaksanakan pemeriksaan selanjutnya.
"Pemeriksaan di Mapolda Riau dihentikan. Bapak Bupati akan diperiksa lanjutan di Jakarta. Sore ini beliau langsung berangkat," kata Dodi Fernando.
Saat ditanya tentang status Bupati Andi Putra dalam kasus ini, Dodi Fernando enggan menjawab.
"Kalau untuk status Bapak Bupati tanyakan ke penyidik KPK. Kalau tentang materi perkaranya juga tanyakan ke penyidik," ujarnya.
Dari informasi yang berhasil dihimpun PELITARIAU dilapangan, dalam kasus OTT ini KPK mengamankan 8 orang, diantaranya Manager Kebun PT. Adi Mulia Agrolestari inisial SDR serta seorang rekannya.
Kemudian oknum lainnya, menurut informasi yang beredar adalah Ajudan Internal Bupati Kuansing AM, Bupati Kuansing AP, Supir pribadi Bupati, Serta seorang pegawai Protokol Pemda Kuansing.
Namun kata Kuasa Hukum Bupati Kuansing, yang dibawa ke Jakarta hanya Bupati saja, bersama pihak swasta, sedangkan 3 orang lainnya, yakni pegawai Protokol, Sopir dan Ajudan Internal Bupati setelah menjalani pemeriksaan di Mapolda Riau sudah dipulangkan. **Prc7
Langkah Nyata Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Prolanis
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan .
Melalui Edukasi di Sekolah, Polres Kepulauan Meranti Perkuat Benteng Pelajar Dari Ancaman Narkoba
PELITARIAU,Meranti - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulauan Mer.
Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau Bersama Lalin HK, Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
PELITARIAU, PEKANBARU – Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR).
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.









