Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Rumah Warga Retak
Alat Berat Proyek Ipal dijalan Payung Sekaki Diduga Penyebab Rumah Warga Retak-retak
PELITARIAU, Pekanbaru - Dampak pembangunan Proyek Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) di Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru, menuai keritik warga. Bukan tanpa sebab, akibat pekerjaan itu rumah warga mengalami kerusakan, terlihat sejumlah dinding rumah mengalami retak-retak.
Diketahui pelaksanaan pembangunan Pekerjaan Instalasi Pengolahaan Air Limbah ( IPAL ) dan lokasi stasiun pompa IPAL di Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru ini telah berjalan hampir satu tahun.
Kerusakan rumah warga ini, dikeluhkan Ketua Karang Taruna Kelurahan Rejosari Kecamatan Tenayan Raya, Widde Munadir Rosa.
Dikatakanya, Ia melihat proses masuknya alat berat untuk proyek Ipal itu tidak memenuhi Standard Operating Procedure (SOP), dan terkesan ceroboh tidak sesuai Kepmenhub 69/1993 pada pasal 32, yaitu untuk menaikkan dan/atau menurunkan alat berat harus memenuhi beberapa ketentuan.
"Alat berat seharusnya diturunkan dilokasi tujuan, namun sangat disayangkan alat berat datang hari minggu dan diturunkan ditengah jalan karya bakti, selanjutnya dioperasikan secara manual melewati jalan Payung Sekaki," sesal Widde.
Dengan kondisi cuaca seperti saat musim penghujan ini kata Widde, menyebabkan alat berat amblas dan menutupi jalan payung sekaki sehingga kendaraan baik roda dua dan roda empat memasuki hari ke tiga sejak keberadaan alat berat tersebut, sejumlah tidak bisa melewati akses ini menuju Rusunawa.
"Beruntung alat berat ini tidak amlas di perlintasan pipa gas, karena jaraknya sangat dekat dari lokasi itu, kurang lebih 300 meter," terang Widde.
Sebelumnya terang Widde, alat berat proyek ipal ini pernah mengalami insident di jalan Karya Bersama, alat berat tersebut menimpa pagar rumah warga dan teras warga beruntung tidak ada korban jiwa.
Karang Taruna Rejosari mendukung penuh kebijakan Pemerintah dalam percepatan pembangunan Wilayah, terutama di Kecamatan Tenayan Ray, dan siap menjadi garda terdepan pengaduan masyarakat terkait dampak pembangunan Ipal.
Untuk itu Widde berharap kepada pihak terkait, terutama Kementerian PUPR, segera melakukan evaluasi terhadap kinerja para pemenang proyek ipal.
"Jangan sampai proyek yang tujuan mulia untuk Pekanbaru sehat, menjadikan petaka bagi masyarakat yang saat ini berdampak rumah retak - retak," ujarnya.
Sementara warga jalan Payung Sekaki yang bernama Neng mengatakan, rumah warga yang mengalami retak - retak tersebut, belum ada pihak terkait melakukan pengecekan.
"Kami khawatir rumah kami roboh," sebut Neng.
Ia berharap rumah yang retak akibat proyek tersebut dapat perhatian dari Pemerintah. **Prc7
Langkah Nyata Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Prolanis
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan .
Melalui Edukasi di Sekolah, Polres Kepulauan Meranti Perkuat Benteng Pelajar Dari Ancaman Narkoba
PELITARIAU,Meranti - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulauan Mer.
Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau Bersama Lalin HK, Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
PELITARIAU, PEKANBARU – Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR).
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.









