Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Perang Terhadap Narkoba
Ini Penegasan Kepala BNN Provinsi Riau
PELITARIAU, PEKANBARU - Kepala BNN Provinsi Riau, Robinson Siregar secara terbuka menyatakan arah kebijakan, yaitu perang terhadap narkotika. Hal tersebut ia katakan tegas, saat membuka Rakor Pengembangan dan Pembinaan Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN) Tahun 2021.
"Seperti tagline kita yaitu war on drugs untuk mewujudkan Indonesia bersinar atau bersih narkoba," tegas Robinson, ketika mebuka Rakor di Hotel Prime Park Pekanbaru, Kamis (14/10/2021).
Dijelaskannya Rakor Pengembangan dan Pembinaan KOTAN merupakan suatu kebijakan Badan Narkotika Nasional (BNN). Untuk mendorong arah berbagai sektor pembangunan di wilayah kabupaten/kota. Berorientasi pada upaya mengantisipasi, mengadaptasi, dan semitigasi ancaman narkoba.
Rakor dibuka langsung oleh Kepala BNN Provinsi Riau itu menghadirkan peserta dari 12 kabupaten/kota se Riau dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat.
Robinson Siregar mengatakan, digelarnya Rakor kali ini merupakan komitmen bersama dalam upaya pelaksanaan program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
"Ini demi menciptakan Indonesia khususnya Riau untuk menuju Riau bersinar atau bersih narkotika," jelasnya.
Robinson menyebutkan, bahwa berdasarkan hasil survei prevalensi penyalahgunaan narkoba yang dilakukan oleh BNN dan Pusat Penelitian Masyarakat dan Budaya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tentang survei nasional penyalahgunaan narkoba di 34 provinsi di Indonesia tahun 2019. Diketahui bahwa angka prevalensi secara nasional mencapai 1,8 persen atau 3,4 juta penduduk Indonesia.
Jumlah ini berada pada rentang usia produktif antara 15-64 tahun. Sementara, kerugian terbesar dalam penyalahgunaan narkoba, kata Robinson adalah pelemahan karakter individu yang menyebabkan lemahnya ketahanan masyarakat sebagai awal dari kehancuran bangsa.
Sementara, Asisten I Setdaprov Riau, Jenri Salmon Ginting menyebutkan bahwa Provinsi Riau terdiri dari daratan dan kepulauan. Hal tersebut pula dapat memicu banyaknya peredaran narkotika masuk dan beredar di Riau khususnya di daerah perbatasan.
"Ini merupakan tugas dan tanggungjawab bersama dalam menangani peredaran narkoba. Supaya masa depan pemuda pemudi Riau dapat lebih cemerlang, gemilang dan terbilang," ujarnya.
Ia berharap Rakornas yang diselenggarakan BNN Provinsi Riau dapat terlaksanakan dan tidak hanya dilakukan secara seremonial saja. Namun, perlu diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. **Prc7
Langkah Nyata Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Prolanis
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan .
Melalui Edukasi di Sekolah, Polres Kepulauan Meranti Perkuat Benteng Pelajar Dari Ancaman Narkoba
PELITARIAU,Meranti - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulauan Mer.
Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau Bersama Lalin HK, Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
PELITARIAU, PEKANBARU – Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR).
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.









