Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Ini Tanda-tanda Hati Yang Mati Dan Cara Mengembalikannya
Oleh Ustaz Arifin Ilham
Assalamu alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
Sahabatku, kusampaikan di antara tanda-tanda hati yang mati:
1. "Tarkush sholah', berani meninggalkan salat fardhu.
2. "Adzdzanbu bil farhi", tenang tanpa merasa berdosa padahal sedang melakukan dosa besar (QS Al A'raf: 3).
3. "Karhul Qur'an", tidak mau membaca Alquran.
4. "Hubbul ma'asyi", terus menerus maksiat.
5. "Asikhru", sibuknya hanya mempergunjing dan buruk sangka, serta merasa dirinya selalu lebih suci.
6. "Ghodbul ulamai", sangat benci dengan nasihat baik dan ulama.
7. "Qolbul hajari", tidak ada rasa takut akan peringatan kematian, kuburan dan akhirat.
8. "Himmatuhul bathni", gilanya pada dunia tanpa peduli halal haram yang penting kaya.
10. "Anaaniyyun", tidak mau tau, cuek, atau masa bodoh keadaan orang lain, bahkan pada keluarganya sendiri sekalipun menderita.
11. "Al intiqoom", pendendam hebat.
12. "Albukhlu", sangat pelit.
13. "Ghodhbaanun", cepat marah karena keangkuhan dan dengki.
14. "Asy Syirku", syirik dan percaya sekali kepada dukun dan praktiknya.
Semoga Allah menghiasi hati kita dengan keindahan iman dan kemuliaan akhlak. Aamiin.
Subhanallah, lantas bagaimana caranya agar kembali menghidupkan hati yang mati? Mulailah dengan sungguh sungguh bertaubat. Allah janji akan mengubah keadaan mereka yang sungguh-sungguh bertaubat. "Yubaddilullaahu sayyiaaatihim hasanaat." (QS Al Furqon 70).
Tadinya kotor menjadi bersih, tadinya hina menjadi mulia, tadinya mati menjadi hidup, tadinya hatinya keras menjadi mudah menangis.
Kedua, banyak berdzikir, beristighfar dan bersholawat, "liyukhrijakum minazhzhulamaati ilan nuuri." Mereka yang banyak berdzikir, Allah keluarkan dari kegelapan menuju cahayaNya." (QS Al Ahzab 41-44).
Dan Rasulullah pun mengingatkan bahwa perbedaan hamba yang berdzikir dengan yang tidak, seperti orang yang hidup dengan yang mati.
Ketiga, menghidupkan sunnah-sunnah Nabi Muhammad SAW, seperti menegakkan salat malam, tadabbur Alquran, berjamaah di masjid, sedekah, selalu menjaga wudhu, dan sebagainya. Lakukan dengan kesadaran, kecintaan kepada Rasulullah, dan lakukan istiqomah terus menerus, jangan putus.
Maka "wa ashlaha baalahum", Allah ubah keadaan mereka (QS Muhammad: 2). Tentu yang paling utama adalah serius taat, maka banyak keajaiban pada hamba Allah yang sungguh-sungguh taat.
"Barangsiapa bertakwa sungguh-sungguh maka Allah tunjukkan jalan keluar dari masalahnya, dan rizki yang tidak pernah ia duga." (QS Ath Thalaq: 2-3).
Semangat Berkurban, Besok JMSI Bersama Pemda Inhu dan Pancawaskita Mitra APN Sembelih 2 Ekor Sapi
PELITARIAU, Inhu – Kalau tidak ada aral melintang, besok Rabu (27/5/2026) usai.
Pabrik PT KAS Salurkan 200 Paket Sembako untuk Warga Sekitar
PELITARIAU, Inhu – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, Pabrik Kelap.
HKTI Akan Gelar Munas, Sinyal Penyatuan Dua Kubu Menguat
PELITARIAU, Jakarta – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) akan segera men.
Bupati Inhu Sholat Idu Fitri 1446 H di RTH Rengat, Pidato Lengkap Pesan Perubahan
PELITARIAU, Inhu - Bupati Kabupaten Indragiri Hulu .
PKS PT SBL Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Desa Jalur Patah di Bulan Ramadhan
PELITARIAU, Kuansing – Pabrik Kelapa Sawit (PKS) .
Melawan Rasa Malas, Untuk Menggapai Kebahagiaan
PELITARIAU.com - Untuk bisa meraih kesuksesan dalam menggapai cita cita dan keba.









