Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
HPN 2022
Ada Anugerah Kebudayaan PWI Untuk Kepala Daerah, Ini Karekterianya
PELITARIAU, JAKARTA - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, kembali mengapresiasi Bupati/Wali Kota yang memajukan pembangunan daerahnya berbasis informasi dan kebudayaan melalui acara Anugerah Kebudayaan PWI, yang akan digelar pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 di Kendari, Sulawesi Tenggara, 9 Februari 2022.
Ketua Umum PWI Pusat Atal S. Depari mengatakan, Anugerah Kebudayaan PWI 2022 berbeda dengan yang tiga kali dilaksanakan sebelumnya. Kali ini menurut Atal, menitik beratkan pada upaya memenangkan kesehatan dan kemanusiaan, serta perilaku baru, berbasis informasi dan kebudayaan.
"Dengan titik berat atau tema tersebut, kita berharap mendapatkan sosok-sosok Bupati/Walikota yang inspiratif dalam mewujudkan "perilaku baru" bagi warganya, dengan cara-cara inovatif. Di tengah-tengah dunia yang juga melakukan inovasi-inovasi dan perilaku baru," tandas Atal di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu (1/9/2021).
Ketua Pelaksana AK-PWI, Yusuf Susilo Hartono menambahkan, masa pendaftaran telah dibuka sejak 1 September - 1 November 2021. Dengan mengirim proposal dan video.
"Penjelasan untuk ini, akan dilakukan via zoominar, 9 September 2022," tutur Yusuf sebagai pencetus acara ini.
Proses penghargaan ini secara keseluruhan terdiri dari lima tahap. Pertama, sosialisasi - pendaftaran dengan mengirim proposal dan video. Kedua, Penjurian oleh Tim Juri (akademisi, budayawan, pelaku seni, wartawan kebudayaan, dan wakil PWI). Ketiga, Presentasi dan verifikasi 10 Bupati / Wali Kota yang proposal dan videonya terbaik. Keempat, Pengumuman nominator penerima AK-PWI 2022. Kelima, penerimaan penghargaan pada puncak HPN 2022, yang tradisinya dihadiri Presiden.
Sejak pertama kali diselenggarakan pada HPN Lombok 2016 era Ketua Umum PWI Margiono, hingga HPN 2020, dan 2001 era Atal S. Depari, sudah 27 Bupati/ Wali Kota yang menerima penghargaan tersebut. Di antaranya Wali Kota Bandung (2013-2018) Ridwan Kamil, sebelum menjadi Gubernur Jawa Barat saat ini, Bupati Banyuwangi -Jawa Timur (2016-2021) Abdullah Azwar Anas, Bupati Wakatobi - Sulawesi Tenggara (2011-2016) Hugua, Wali Kota Baubau - Sulawesi Tenggara H. AS Tamrin, Bupati Luwu Utara-Sulawesi Selatan Hj.Indah Putri Indriani, Bupati Tubaba - Lampung Umar Ahmad, Wali Kota Banjarmasin-Kalimantan Selatan Ibnu Sina, Wali Kota Ambon- Maluku Richard Louhenapessy,Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Wali Kota Singkawang- Kalimantan Barat Tjhai Chui Mie, dan Wali Kota Mojokerto - Jawa Timur Ika Puspitasari. ** rls
GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia
PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.









