Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dalam Rangka Menjaga Kedaulatan Negara, Pijar Melayu dan Bem Polbeng Gelar MEMIJAR NKRI di Bengkalis
PELITARIAU, Bengkalis-Berangkat dari rasa prihatin terhadap kondisi bibir pantai pulau terluar di Pulau Bengkalis yang saat ini kritis karena terdampak abrasi, Pijar Melayu bersama BEM Politeknik Negeri Bengkalis gelar MEMIJAR (Menanam Mangrove Edukasi Jaga Pulau Terluar) NKRI dengan tema edukasi bahaya abrasi kepada masyarakat pulau terluar dalam rangka menjaga kedaulatan Negara Indonesia (25/8/21).
Permasalahan abrasi tidak hanya berdampak terhadap lingkungan dan sosial ekonomi masyarakat tempatan Melainkan juga menyangkut permasalahan kedaulatan Negara. Demikian disampaikan direktur Eksekutif Pijar Melayu Rocky Ramadani, SP dalam sambutannya.
Tambahnya dari waktu ke waktu daratan kita terus terkikis abrasi, sementara Negara tetangga menggiatkan reklamasi di pantai – pantai mereka. Untuk itu perlu dilakukan edukasi terhadap masyarakat agar sama – sama menjaga dan melestarikan lingkungan untuk meminimalisir dampak abrasi tersebut.
Pijar Melayu dan bem Polbeng akan membuat rangkuman hasil diskusi dan penanaman mangrove untuk diteruskan kepada pemerintah pusat, dengan harapan menjadi perhatian dan prioritas pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan pulau terluar yang berbatasan langsung (laut) dengan negara tetangga sebelum ancaman terhadap kedaulatan negara menjadi kenyataan.
Sementara itu ditempat yang sama Presiden Politeknik Bengkalis M. Abdul Kadir Jailani menyampaikan bahwa giat diskusi dan penanaman mangrove ini merupakan bukti kepedulian Polbeng dengan Pijar Melayu dalam menjaga pulau terluar dari bahaya abrasi. Selain itu juga mencari solusi dan memberikan saran upaya apa yang harus dilakukan pemerintah pusat maupun daerah sehingga abrasi jangan sampai mengancam kedaulatan negara.
"Pentingnya meningkatkan kepedulian mengenai menjaga pulau terluar seperti pulau Bengkalis, bahaya abrasi dari tahun ke tahun mengancam daratan pulau terluar mengakibatkan luas daratan menjadi berkurang dan zona ekonomi eksklusif semakin ikut tertarik itu tentu nya bisa merugikan banyak pihak apalagi para nelayan di pulau Bengkalis,"tutup Abdul.
Hadir dalam diskusi tersebut Asisten 1 Kab. Bengkalis Ismail, Kabid Dinas Lingkungan Hidup Kab. Bengkalis Zulkipli, Dinas Kelautan dan Perikanan Tarman, Camat Bantan H. Supandi, Para Kades se - Kecamatan Bantan,Wadir 3 Polbeng Akmal Indra dan wapresma Stain. Setelah penyuluhan dilanjutkan dengan penanaman mangrove di Desa Teluk Papal Bantan yang dihadiri langsung oleh kepala UPT perikanan dan kelautan Provinsi Riau di Bengkalis Tarman.**
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .
Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Up.









