Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Terkena Jerat
Kondisi Beruang Madu di Inhil Memprihatinkan
PELITARIAU, Pekanbaru - Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (BBKSDA) melakukan perawatan intensif terhadap seekor beruang madu yang ditemukan terjerat di Parit Tasik Madu, Desa Pelanduk, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, Jumat (30/7/2021).
Kepala Bagian Tata Usaha, BKSDA Riau Hartono, Jumat (30/7/2021) mengatakan, perawatan dilakukan setelah satwa beruang (Helarctos malayanus) diselamatkan tim Polsek Mandah di Parit Tasik Madu, Desa Pelanduk, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir.
Penyelamatan ini dilakukan, lanjut Hartono berawal pada Rabu (28/7/2021) sore sekitar pukul 15.30 WIB. Pihak kepolisian mendapat informasi dari warga bernama Peter yang menemukan seekor beruang madu dalam kondisi terjerat di lokasi.
Agar penanganan beruang tersebut sesuai prosedur, Kapolsek Mandah Iptu Hendri Belson, memerintahkan anggotanya berkoodinasi dengan Balai Besar KSDA Riau.
Pertama kali ditemukan, petugas menemukan kondisi kaki dan tangan beruang mengalami pembengkakan. Sehingga langsung melakukan proses evakuasi.
"Dikarenakan kondisi kaki dan tangan beruang madu yang mengalami pembekakan, tim WRU Bidang Wilayah I tidak langsung melakukan pelepasliaran beruang tersebut,” sebut Suharto.
Dengan pertimbangan kondisi kesehatan kaki dan tangan beruang, petugas langsung mengevakuasinya ke klinik satwa Balai Besar KSDA Riau untuk obaervasi dan mendapatkan pertolongan terlebih dahulu.
"Dibawa dari Inhil beruang tersebut tiba di BKSDA Riau, Jumat (30/7/2022) dinihari dan langsung dibawa ke klinik,” jelas Suharto.
Begitu tiba, tim di klinik satwa Balai Besar KSDA Riau langsung melakukan tindakan pemeriksaan fisik dan pemberian vitamin, oleh drh Danang dan paramedis untuk pemulihan kondisi satwa yang dilindungi tersebut. Dengan pemberian penanganan ini, semoga beruang madu segera pulih seperti sedia kala dan dapat dilepasliarkan ke habitatnya. ujar Hartono. ** Prc7.
Erry Gading : PT Pelindo dan PT Bumi Meranti Agar Duduk kembali dan Jangan Dibiarkan Berlarut
PELITARIAU,Meranti - Berlarut larutnya dan belum ada kesepakatan persoalan perja.
Bupati Asmar Sambut Konsulat Malaysia Pekanbaru, Kepulauan Meranti Bidik Penguatan Kerja Sama Lintas Negara
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambut k.
Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Di Resmikan Polres Meranti Bukti Nyata Bakti Polri Untuk Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali menunjukkan komitmennya da.
Meranti Perkuat Sinergi Dengan Samsat Untuk Dongkrak PAD Dari Pajak Kendaraan
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus mencari terobo.
PT EMP Energi Gandewa Gelar Coffee Morning dan Ramah Tamah Bersama Insan Pers di Kecamatan Tampung Hulu
PELITARIAU, KAMPAR – PT EMP Energi Gandewa kembali menunjukkan kom.
Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Meranti Bersama 9 Paket Sabu
PELITARIAU,Meranti - Komitmen Polres Kepulauan Meranti dalam memberantas p.









