Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Kisah Wenni yang hilang 10 tahun setelah dihantam tsunami Aceh
PELITARIAU - Seorang gadis bernama Wenni (14) yang sempat berpisah saat Aceh dilanda tsunami 26 Desember 2004 lalu akhirnya ditemukan kembali oleh kedua orangtuanya Jamaliah dan Septi Rangkuti. Padahal anak dan orang tua itu sudah 10 tahun berpisah.
Wenni saat Aceh dilanda tsunami yang meluluh lantahkan infrastruktur yang berada di pesisir pantai tinggal di Lorong Kangkung, Desa Pangong, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat. Jamaliah berpisah dengan Wenni di saat tsunami menerjang mereka.
Saat itu Wenni berusia 4 tahun terlepas dari tangan Ibunya saat tsunami menghantam. Karena setelah dicari tidak dapat, Jamaliah dan suaminya memutuskan untuk pindah ke Desa Tarigonan, Kecamatan Ulubarungun, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, seperti dilansir merdeka.com.
Jamaliah baru mengetahui anaknya selamat sekitar sebulan lalu yang diasuh oleh seorang nenek Maryam di Aceh Barat Daya. Jamaliah mengaku mengetahui informasi tersebut dari abangnya, Zainuddin yang melihat Wenni mirip dengan keponakannya yang hilang saat Aceh tsunami.
"Waktu pulang sekolah, abang saya lihat Wenni mirip saya, jadi curiga dan lantas abang coba selidiki, ternyata pengakuan bunda yang mengasuh Wenni menyebutkan Wenni yatim piatu korban tsunami," kata Jamaliah, Kamis (7/8).
Wenni selama 10 tahun terakhir ini diasuh oleh seorang nenek Maryam yang berada warga Desa Pulo Kayu, Kecamatan Susoh, Abdya.
Saat ini Wenni sudah dijemput oleh kedua orang tuanya setelah duduk musyawarah dengan perangkat desa setempat. Saat ini Wenni masih bersama kedua orangtuanya di Blang Pidie, Kabupaten Abdya di rumah abang Jamaliah.
Wenni saat tsunami Aceh sempat terseret sampai ke Pulau Banyak, Nias. Namun sempat diselamatkan oleh seorang nelayan bernama Bustamil dan Wenni kemudian diasuh oleh Nenek Maryam. (PR-cr.Ram)
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
PELITARIAU, Cilacap – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi t.
JMSI Jambi Audiensi Perdana dengan Gubernur Al Haris, Tegaskan Sinergi Dukung Keterbukaan Informasi
PELITARIAU, Jambi - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jambi audiens.








