Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Datuk Syahril Disarankan Mundur Dari Ketua LAM Riau
PELITARIAU, Pekanbaru - Dualisme kepengurusan LAM Kota Pekanbaru menjadi perhatian berbagai pihak. Sepanjang sejarah, dualisme ini baru pertama kali terjadi perpecahan di internal LAM.
Tokoh Pemuda Riau, Zulkardi saat berbincang dengan CAKAPLAH.com menyayangkan adanya perpecahan itu. Menurutnya, kejadian ini telah mencoreng nama baik LAMR sebagai lembaga yang menaungi adat istiadat budaya Melayu Riau.
Zulkardi berpendapat, keretakan yang terjadi pada LAMR Pekanbaru adalah akibat dari LAM Riau sibuk mengurusi Blok Rokan yang jelas-jelas bukanlah tugas pokok LAM Riau.
"Menurut saya LAM Riau hari ini sudah menyimpang dari tugas pokoknya sebagai perawat kelestarian Kebudayaan yang ada di Riau, sehingga benturan kepentingan yang terjadi pada lembaga ini tak terelakkan lagi," tutur Zulkardi.
Menurut Zulkardi, ia sudah pernah mengingatkan LAM Riau di bawah kepemimpinan Syahril Abu Bakar agar tidak terlalu jauh melangkah dalam mengurusi hal-hal yang tidak menjadi tugas pokok LAM.
Apa yang terjadi pada LAMR Pekanbaru hari ini sudah pernah saya prediksi jauh-jauh hari, boleh kita cek di media statement saya mengingatkan LAM Riau pada waktu itu. Kejadian ini merupakan buntut dari datuk Sahril Abu Bakar sebagai pemegang kemudi LAM Riau sudah membawa LAM Riau berjalan tidak pada jalurnya, LAM Riau dipaksakan berjalan ditrack yang penuh dengan kepentingan. Sehingga kepentingan demi kepentingan tumbuh subur di dalam tubuh LAM itu sendiri," jelas Zulkardi.
Tokoh milenial yang juga kordinator umum dari aliansi mahasiswa pemuda Riau ini juga menyampaikan kepada awak media bahwa kejadian pada LAMR Pekanbaru tidak menutup kemungkinan akan terjadi juga pada LAMR di daerah lain.
Ia mengatakan, melihat situasi yang semakin panas di provinsi Riau saat menjelang transisi Blok Rokan pada Agustus mendatang, atas kejadian ini datuk Sahril Abu Bakar harus bertanggung jawab.
"Kalau tak bisa membendung hasrat mengelola blok Rokan, mudur saja dari kepemimpinan LAMR, pimpinlah BUMD, lebih pantas. Tarik mundur LAM Riau dari kepentingan mengelola blok Rokan atau perpecahan LAM Riau akan semakin terbuka lebar," tutup Zulkardi. **prc4
sumber: cakaplah
Erry Gading : PT Pelindo dan PT Bumi Meranti Agar Duduk kembali dan Jangan Dibiarkan Berlarut
PELITARIAU,Meranti - Berlarut larutnya dan belum ada kesepakatan persoalan perja.
Bupati Asmar Sambut Konsulat Malaysia Pekanbaru, Kepulauan Meranti Bidik Penguatan Kerja Sama Lintas Negara
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambut k.
Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Di Resmikan Polres Meranti Bukti Nyata Bakti Polri Untuk Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali menunjukkan komitmennya da.
Meranti Perkuat Sinergi Dengan Samsat Untuk Dongkrak PAD Dari Pajak Kendaraan
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus mencari terobo.
PT EMP Energi Gandewa Gelar Coffee Morning dan Ramah Tamah Bersama Insan Pers di Kecamatan Tapung Hulu
PELITARIAU, KAMPAR – PT EMP Energi Gandewa kembali menunjukkan kom.
Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Meranti Bersama 9 Paket Sabu
PELITARIAU,Meranti - Komitmen Polres Kepulauan Meranti dalam memberantas p.









