Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Pakai Bambu Runcing dan 'Menyate' Penjajah, Ini Cerita Sang Veteran di Inhil
PELITARIAU, Inhil - Setelah menggelar Do'a Bersama di Mushala Al-lkhlas Makodim 0314/Inhil, Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal beserta istri menyambangi rumah Veteran pejuang kemerdekaan di Gang Rileks 1 RT 001/RW 12 Jalan Ahmad Yani Tembilahan Hulu, Selasa (15/12/2020).
Kunjungan Dandim ke rumah veteran ini sebagai bentuk penghargaan dan rasa hormat kepada Veteran yang dahulu telah berjuang merebut kemerdekaan dan membesarkan nama TNI AD.
Sambil berdiri dan dipapah, sang pejuang kemerdekaan itu mengucapkan selamat Hari Juang Infanteri untuk seluruh prajurit muda sebagai generasi penerus perjuangannya semoga tetap jaya dan selalu sehat.
Mengingat kondisinya yang sudah renta dan pikun, Dandim pun mengajak pak Amat Purnomo untuk masuk kamar kembali dan istirahat, namun pak Amat sang pejuang kemerdekaan itu meminta untuk berbincang santai bersama Dandim di kursi depan rumahnya.
Dalam perbincangannya, beliau menceritakan pengalaman perjuangannya yaitu dari mulai awal masuk menjadi BKR hingga dirubah menjadi TKR hingga kini menjadi TNI dengan wilayah perjuangan di seluruh tanah Jawa. Pak Amat juga menuturkan dari awal persenjataannya yang merupakan bambu runcing sampai senjata LE rampasan dari tentara Jepang hingga terakhir penugasan beliau setelah Indonesia merdeka yaitu dikirim ke tanah Sumatra ini untuk menumpas pemberontakan PRRI.
Meskipun usianya yang sudah mencapai 115 tahun, namun beliau masih bisa mengingat pengalamanya yang telah silam tentang cerita bambu runcing.
Beliau mengatakan banyak tentara penjajah yang mati terkena 'sate bambu runcing' oleh para pejuang Indonesia hingga di setiap pertempuran tentara penjajah lari kocar kacir takut 'disate' oleh pejuang Republik Indonesia.
Selain ingatannya yang masih bagus, tampak semangatnya pun masih terlihat membara, hal ini terlihat saat beliau mengucapkan Bravo Infanteri, Bravo Angkatan Darat Indonesia dengan suara yang lantang dan keras.
Untuk mengingatkan tentang sate menyate, Dandim memberikan bingkisan untuk membeli sate.
"Sekarang saatnya menikmati perjuangan dan menyate ayam saja ya pak," ujar Dandim 0314/Inhil sambil diiringi candaan dan gelak tawa bersama sang veteran.
Dandim 0314/Inhil dalam kesempatan itu juga mendoakan semoga Allah senantiasa dan selalu memberikan kesehatan kepada pak Amat Purnomo. **prc4
PT EMP Energi Gandewa Gelar Coffee Morning dan Ramah Tamah Bersama Insan Pers di Kecamatan Tampung Hulu
PELITARIAU, KAMPAR – PT EMP Energi Gandewa kembali menunjukkan kom.
Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Meranti Bersama 9 Paket Sabu
PELITARIAU,Meranti - Komitmen Polres Kepulauan Meranti dalam memberantas p.
Langkah Nyata Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Prolanis
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan .
Melalui Edukasi di Sekolah, Polres Kepulauan Meranti Perkuat Benteng Pelajar Dari Ancaman Narkoba
PELITARIAU,Meranti - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulauan Mer.
Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau Bersama Lalin HK, Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
PELITARIAU, PEKANBARU – Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR).
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.









