Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Sekdaprov Riau: Tidak Benar Pelantikan Kadis Sosial Tertutup untuk Wartawan
PELITARIAU, Pekanbaru - Sekdaprov Riau Yan Prana Jaya Indra Rasyid menegaskan, tidak benar pelantikan Kepala Dinas Sosial T Zul Effendi oleh Gubernur Syamsuar di Gedung Daerah, Senin (2/11/2020) siang, tertutup untuk diliput oleh wartawan.
Yan Prana sendiri merasa heran tiba-tiba di sejumlah media muncul pemberitaan pelantikan Kadis Sosial Riau dilakukan secara tertutup dan terlarang diliput wartawan.
"Tak ada tertutup dan (wartawan) dilarang meliput," ujar Yan Prana kepada wartawan seusai acara.
Dari siapa informasi itu? kata Sekdaprov balik bertanya. "Sudah viral di sejumlah media Pak," jawab wartawan.
Seperti ditulis beberapa media, sebelum Gubernur Syamsuar melantik T Zul Effendi, awak media yang terlebih dahulu sudah berada di dalam ruang acara satu per satu disuruh keluar oleh anggota Satpol PP Riau.
"Izin bang. Acara pelantikan tertutup bang, arahan pimpinan," kata petugas Satpol PP Riau kepada media sembari mempersilahkan wartawan meninggalkan ruang pelantikan.
Secara terpisah Ketua Komisi Informasi Riau Zufra Irwan SE yang juga hadir dalam pelantikan mengungkapkankeheranannya tiba-tiba muncul pemberitaan di media pelantikan Kadisos Riau tertutup bagi wartawan. "Iya saya juga baca di beberapa media online," ungkap Zufra.
Menurut Zufra, persoalan ini perlu penyelidikan secara tuntas karena menyangkut marwah pimpinan daerah. "Harus diselidiki, siapa Satpol PP yang meminta wartawan keluar dari ruang pelantikan karena acaranya tertutup. Selain mesti ada kejelasan apakah ini miss-communication petugas di lapangan (Satpol PP) dalam menerjemahkan arahan pimpinannya atau memang ada unsur kesengajaan untuk menjatuhkan pamor Gubernur Riau di mata publik," tegas Zufra Irwan, yang juga wartawan senior Riau tersebut.
Sebagai komisioner yang bertugas di bidang keterbukaan informasi publik, Zufra meminta agar pimpinan badan publik di Riau untuk lebih jeli dalam menempatkan stafnya di bidang komunikasi publik. Sehingga tidak salah dan keliru dalam menjalankan perintah atasannya.
"Makanya kasus pelantikan Kadis Sosial ini perlu untuk disikapi secepatnya dengan penyelidikan apakah ini miss-komunikasi atau ada unsur kesengajaan untuk merusak citra Gubernur," tegas Zufra. **prc4
Langkah Nyata Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Prolanis
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan .
Melalui Edukasi di Sekolah, Polres Kepulauan Meranti Perkuat Benteng Pelajar Dari Ancaman Narkoba
PELITARIAU,Meranti - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulauan Mer.
Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau Bersama Lalin HK, Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
PELITARIAU, PEKANBARU – Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR).
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.









