• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1113 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2407 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2770 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5328 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2442 Kali

  • Home
  • Riau Raya
  • Kepulauan Meranti

Bupati Irwan Saran Pentingnya Keseimbangan Knowledge Skill dan Atitude Sebagai Kunci Utama Ciptakan Lulusan Berkompetensi

Herman

Jumat, 02 Oktober 2020 13:16:10 WIB
Cetak
Bupati Irwan Saran Pentingnya Keseimbangan Knowledge Skill dan Atitude Sebagai Kunci Utama Ciptakan Lulusan Berkompetensi
Bicara di FGD Penyusunan Kurikulum Merdeka Fekon UR, Bupati Irwan Saran Pentingnya Keseimbangan Knowledge, Skill dan Atitude Sebagai Kunci Utama Ciptakan Lulusan Berkompetensi

PELITARIAU, Pekanbaru - Bupati Kepulauan Meranti Menjadi Nara Sumber FGD Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dalam rangia Penyusunan Kurikulum, Program Studi SI Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau, dalam kegiatan itu Bupati Irwan saran lebih mengedepankan Knowledge, Skill dan Atitude Kunci Ciptakan Lulusan Berkompetensi bertempat di Hotel Grand Suka, Jum' at (2/9/2020).

Hadir dalam kegiatan itu, Para Akademisi UNRI, Stakeholder, Pengguna Lulusa Sarjana diantaranya Dekan Fakultas FEB UNRI Prof. Dr. Hj. Sri Indarti, SE, M.Si, Kadisdik Riau Said Syarifuddin, Komisaris Bank Riau Kepri Syahrul, Direktur Psiko Power Hj. Ola Puspita, Marketing BRI Dori Andelo, Para Kajur, Peneliti, serta perwakilan Perusahaan dan Perbankan lainnya.

Turut mendapingi Bupati, Asisten I Sekdakab. Meranti yang juga Plt. Kadisdik Syamsuddin SH MH, Kadis Perhubungan Meranti Dr. Aready, Pimpinan Wilayah Penggadaian Muhammad Nurkasan.

Sekedar informasi, kegiatan Forum Group Discussion ini sengaja digelar oleh Program Studi SI Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau dalam rangka Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan Penyusunan Kurikulum, Program Studi SI Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau tentang lmplementasi Program Magang Dan Kompetensi Lulusan yang dibutuhkan oleh Pengguna lulusan dan stakeholder.

Seperti diketahui, perkembangan ilmu pengelahuan dan teknologi yang sangat pesat saat ini, telah membawa perubahan yang sangat pesat pula dalam berbagai aspek kehidupan. Pekerjaan dan cara bekerja, banyak lapangan pekerjaan hilang, sementara berbagai jenis pekerjaan baru bermunculan. Perubahan ekonomi, sosial, dan budaya. Dalam masa yang sangat dinamis ini, perguruan tinggi juga harus merespon secara cepat dan tepat. Diperlukan transformasi pembelajaran untuk bisa membekali dan menyiapkan lulusan Pendidikan Tinggi agar menjadi generasi yang uggul. Generasi yang tanggap dan siap menghadapi tantangan dizamannya.

Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka diharapkan dapat menjadi jawaban atas tuntutan tersebut. Kampus merdeka merupakan wujud pembelajaran di perguruan tinggi yang otonom dan fleksibel sehingga tercipta kultur belajar yang inovatif, lidak mengekang. dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Mahasiswa diberikan kebebasan mengambil SKS di luar program sludi. tiga semester yang di maksud berupa satu semester kesempatan mengambil mata kuliah di luar program studi dan dua semester melaksanakan aktivitas pembelajaran di luar perguruan tinggi. Kampus merdeka diharapkan dapal memberikan pengalaman kontekstual lapangan yang akan meningkatkan kompetensi mahasiswa secara utuh, siap kerja, atau mampu menciptakan lapangan kerja baru. 

Menyikapi penerapan Kurikulum Merdeka yang akan diterapkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNRI ini, dikatakan Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, sudah sangat tepat seiring semakin meningkatnya arus globalisasi informasi dan teknologi saat ini yang menuntut semua pihak tidak lagi berfikir seperti biasa tapi harus luar biasa karena prilaku manusia terus berubah dengan cepat dari waktu kewaktu.

Lanjut Irwan, dunia kini telah memasuki era revolusi industri 4.0  yakni menekankan pada pola digital economy, artificial intelligence, big data, robotic, dan lain sebagainya atau dikenal dengan fenomena disruptive innovation sementara sistem pendidikan masih menganut pola era 2.0 untuk itu perlu di Upgrade.

"Saya kira pogram ini perlu didukung bersama seiring perkembangan arus globalisasi yang kian tak terbendung, hal ini tentunya memaksa kita untuk berfikir luar biasa agar mampu mengimbangi prilaku manusia yang berubah sangat cepat dari waktu-kewaktu," jelas Irwan.

Dihadapan para Akademisi dan Stakeholders terkait, dalam rangka menyiapkan lulusan yang mampu survive diberbagai bidang pekerjaan, Irwan menekankan 3 Pilar yang menjadi kunci utama menciptakan lulusan yang Ketiga pilar ini harus diberikan secara seimbang tidak seperti saat ini yang hanya mengedepankan pada aspek Knowledge.

Hal itu bukannya tidak beralasan, seperti ditemui dilapangan tak sedikit pelajar dan mahasiswa yang dulunya masuk kategori berprestasi justru tidak berhasil didunia kerja yang berhasil malah para pelajar dan mahasiswa yang tak terlalu berprestasi tapi kreatif dan aktif diberbagai organisasi. Artinya para pelajar dan mahasiswa yang berpotensi survive adalah yang telah terbiasa berfikir kreatif tidak hanya bisa Teks Book. 

"Orang yang kreatif dan tidak terlalu Teks Books, sudah terbiasa berfikir untuk jangka panjang dan mampu bekerjasama karena cenderung aktif dilapangan," ujar Irwan.

Fenomena ini diakui Irwan juga ditemui di dunia birokrasi Pemda Kepulauan Meranti yang dipimpinya, dimana setiap pegawai yang memiliki Skill dan sedikit "lasak" lebih mampu survive dan menjadi Problem Solves karena mungkin sudah terbiasa berorganisasi serta terlatih kreatif.

"Mereka mampu menjadi pegawai yang bisa survive tidak cengeng dan mampu bekerja dengan tekanan. Tidak seperti pegawai yang berprestasi secara akademis namun Teks Books yang akhirnya hanya mampu berfikir jangka pendek, tidak memiliki integritas, lebih materialistik bahkan cenderung kurang inovatif serta tidak mampu bekerjasama," papar Irwan.

Oleh karena itu, penyusunan kurikulum yang tepat sangat mempengaruhi kualitas dari tiap lulusan untuk mampu survive didunia kerja, dan Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang akan diterapkan UNRI dengan menyeimbangkan Skill, Knowledge dan Atitude dinilai sudah tepat.

Selanjutnya yang perlu menjadi perhatian Kampus dalam penerapan Kurikulum agar lulusannya mampu Survive dikatakan Irwan adalah, kontribusi Hard Skill dan Soft Skill di Dunia Kerja dengan komposisi Soft Skill lebih besar daripada Hard Skill (80:20), tidak seperti yang diterapkan sebelumnya yang lebih mengedepankan Hard Skill.

"Dominasi peningkatan Hard Skill dalam sistem pendidikan akan menghasilkan lulusan yang bekerja untuk memenuhi kepentingan industri (Pabrik, Perusahaan) untuk memenuhi kebutuhan pasar. Namun perlu disadari seiring perkembangan teknologi cepat atau lambat sektor perkerjaan yang bersifat repetitif (perulangan) seperti Teller, Akuntan dimasa depan akan tergantikan oleh Mesin," jelas Bupati.

Dari pemaparan singkat Bupati Irwan tersebut, dapat disimpulkan bahwa, 1. Manfaatkan kebijakan kampus merdeka belajar untuk Pengembangan program-program pembelajaran yang menyeimbangkan hardskill dan softskill peserta didik, 2. Sistem pembelajaran harus berorientasi untuk menciptakan intelektual muda yang memiliki kemampuan sebagai problem solver terhadap permasalahan umat, 3. bukan hanya untuk menciptakan tenaga terampil bagi kepentingan industri, 4. Dibutuhkan regulasi dan pola Monev untuk menghindari ekspoitasi peserta magang untuk mendapatkan tenaga kerja murah bagi industri. **

 



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Riau Raya

Polresta Pekanbaru Hadir Dampingi Petani Wujudkan Pertanian yang Produktif

Senin, 06 Juli 2026 - 07:12:13 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru – Wujud kepedulian terhadap sektor pertanian terus ditun.

Riau Raya

Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku

Ahad, 05 Juli 2026 - 22:30:28 WIB

PELITARIAU,Pekanbaru - Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, mengutuk keras aksi pen.

Riau Raya

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan

Ahad, 05 Juli 2026 - 11:16:12 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru – Komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung program sw.

Riau Raya

Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi

Sabtu, 04 Juli 2026 - 19:34:38 WIB

PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.

Riau Raya

Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional

Sabtu, 04 Juli 2026 - 15:12:50 WIB

PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.

Riau Raya

Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba

Sabtu, 04 Juli 2026 - 13:50:02 WIB

PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.

Terkini

  • +INDEX
Polresta Pekanbaru Hadir Dampingi Petani Wujudkan Pertanian yang Produktif
06 Juli 2026
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
05 Juli 2026
Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bongkar Jaringan Sabu, Dua Orang Diringkus
05 Juli 2026
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
05 Juli 2026
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
04 Juli 2026
Melihat Bhabinkamtibmas Polsek Batang Cenaku Rutin Dampingi Peternak Ikan
04 Juli 2026
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
04 Juli 2026
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
04 Juli 2026
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
04 Juli 2026
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
04 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
  • 2 Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
  • 3 Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
  • 4 Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
  • 5 27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
  • 6 PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
  • 7 Pemkab Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, DPRD Bentuk Pansus Bahas Tujuh Ranperda

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved