Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Gubri Dukung Program Santripreneur Berbasis UMKM Sawit
PELITARIAU, Pekanbaru- Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sangat mendukung program santripreneur berbasis UMKM sawit yang baru saja diresmikan oleh Wakil Presiden (Wapres) RI Ma'ruf Amin secara virtual.
Ia menyebutkan, Provinsi Riau memiliki 308 pondok pesantren yang tersebar di kabupaten/kota se-Riau dan beberapa diantaranya telah memiliki usaha mikro komunitas pesantren.
Selain itu Gubri menerangkan, Provinsi Riau menjadi salah satu daerah yang terkenal sebagai daerah yang memiliki lahan sawit terluas di Indonesia dan sawit salah satu potensi yang bisa dikembangkan.
Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber pada kegiatan pengembangan potensi santripreneur berbasis UMKM sawit sebagai program pemberdayaan ekonomi daerah secara virtual yang diselenggarakan oleh Pusat Ekonomi Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI.
"Kami sambut baik hilirisasi sawit untuk santri entrepreneur seperti yang dicanangkan Wapres, kami mensupport dan siap berkolaborasi," katanya, di Kediaman Gubri, Kamis (01/10/20).
Gubri menyebutkan, program ini sangat bagus untuk mengasah potensi para santri untuk menjadi entrepreneur dan mengembangkan potensi yang ada.
Apalagi terang Gubri, pada umumnya pesantren di Riau memiliki lahan perkebunan kelapa sawit. Tidak kurang dari 30% pesantren di Riau memiliki kebun kelapa sawit bahkan ada pesantren yang memiliki lahan di atas 300 Ha seperti Pesantren Darussalam Kabun Rokan Hulu.
Ia menambahkan, pesantren biasanya melibatkan santri untuk mengurus sawit pondok namun hanya pada bagian yang ringan, seperti pemupukan dan pembersihan lahan.
"Pesantren juga bekerja sama dengan perusahaan dalam pengelolaan limbah sawit untuk pertanian dan itu melibatkan santri ," ucapnya.
Syamsuar berharap program santripreneur berbasis UMKM sawit ini dapat segera terealisasi dan segera bisa dikembangkan di Provinsi Riau. **prc4
sumber: mediacenter
Langkah Nyata Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Prolanis
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan .
Melalui Edukasi di Sekolah, Polres Kepulauan Meranti Perkuat Benteng Pelajar Dari Ancaman Narkoba
PELITARIAU,Meranti - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulauan Mer.
Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau Bersama Lalin HK, Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
PELITARIAU, PEKANBARU – Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR).
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.









