• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1115 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2412 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2777 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5335 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2443 Kali

  • Home
  • Riau Raya
  • Pekanbaru

Sampah Daun, ternyata Bernilai Emas yang Menyuburkan Tanaman

Bambang S

Senin, 07 September 2020 08:25:15 WIB
Cetak
Sampah Daun, ternyata Bernilai Emas yang Menyuburkan Tanaman
Profesor Wiwit (kiri) penemu dan pencipta pupuk organik Seresah memberi penjelasan tentang keunggulan pupuk alami seresah dibuat dari limbah daun, ranting tanaman yang bisa mempertahankan kesuburan tanah berkesinambungan, meningkatkan kuantitas dan kualit

PELITARIAU, Pekanbaru - Sampah daun dan ranting serta cabang-cabang tanaman yang sudah lapuk dan gugur ke tanah, ternyata bisa jadi emas hitam berharga yaitu jadi pupuk organik yang menyuburkan berbagai tanaman.

"Pupuk organik ini sudah diekspor ke Jepang sejak 13 tahun lalu. Pupuk sampah organik yang disebut pupuk organik Seresah ini berkesimbangunan  menyuburkan tanaman, beda dengan pupuk kimia seperti TSP. Kalau terus menerus TSP ditabur di tanah untuk tanaman lama-lama tanaman sulit menyerap unsur hara lainnya dan tanah makin tak subur," kata Prof Wiwit ahli pupuk organik sampah Minggu (6/9/2020).


Hal ini disampaikan Prof Wiwit dalam pertemuan dengan sejumlah petani di lokasi Pusdiklat Badan Usaha Milik Petani (BUMP) Korwil Riau di Jalan UKA Km 3 Pekanbaru, Riau, Minggu (6/9/2020).


Hadir di lokasi Pusdiklat itu, Direktur Operasional BUMN PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PT PPI) Anton Mart Irianto, Ketua Seknas BUMP Indonesia Dr Ir Edi Waluyo didampingi Eddy Purjanto, Korwil BUMP Riau Alexander Pranoto didampingi Antoni, Ketua MPC Pemuda Pancasila Inhu Indra T dan sejumlah petani.


Menurut Prof Wiwit, penemuannya di pupuk organik "Seresah" ini belajar dari hamparan hutan kenapa hutan itu subur. Ternyata subur karena dapat asupan pupuk dari sampah, ranting-ranting dan cabang tanaman itu sendiri yang gugur ke tanah.


"Ternyata sampah daun yang sudah kering dan gugur, ranting, cabang-cabang tanaman yang sudah lapuk itu sangat bernilai tinggi, dan kalau di tanah anda sampah daun kering yang gugur jangan dibakar, tapi tumpukkan ke tanaman agar menjadi pupuk dan dapat diolah oleh berjuta-juta bakteri di tanah, dan tanah jadi subur," kata Prof Wiwit.


Kunjungan Prof Wiwit yang akrab dipanggil Pak Anton asal Klaten Jawa Tengah ini dalam rangka rencana kerjasama dengan Seknas BUMP Indonesia Korwil Riau dalam hal pemupukan organik agar tanaman panennya melimpah dan berkualitas.


Menurut Ketua Seknas Indonesia Dr Ir Edi Waluyo, apakah nanti rencana kerja sama itu berupa diadakan pelatihan cara membuat pukuk alami itu di Pekanbaru Riau, atau pupuk organik dipesan dari Jawa dikirim ke Riau ini tapi cukup besar biayanya. Ini ada rencana tanam jagung secara besar-besaran di Riau pada Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2020 mendatang dan rencana akan dibuka resmi oleh Presiden Joko Widodo.


Selain itu Korwil BUMP Riau Alexander Pranoto menambahkan pula sebagai kontraktor replanting/peremajaan sawit program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), dia melihat ada peluang bisnis tanaman sela jagung yang bisa ditanam di sela-sela tanaman sawit yang baru ditanam.


Di Kabupaten Kuantansingingi Riau ada sekitar 8.800 ha potensi perkebunan sawit yang akan diremajakan, di sela tanaman sawit yang baru ditanam itu ada 3.000 ha bisa ditanam jagung. Di Desa Muaradua Bengkalis Riau juga ada potensi 8.000 ha perkebunan sawit yang akan diremajakan. Di Rengat Kabupaten Inhu Riau ada sekitar seluas 3.000 hingga 5.000 ha potensi lahan yang bisa ditanam padi.


Atas penjelasan ini Prof Wiwit yang belajar selama 5 tahun di Jepang melihat kenapa Jepang bisa mempertahankan kesuburan tanahnya yang berkesinambungan. Sementara membandingkan di Indonesia petani nasibnya kurang baik, tapi tidak ada pilihan petani harus tetap bertani. Dan ia ingin membantu petani dan berniat agar petani bisa sejahtera.


"Untuk pengiriman pupuk organik Seresah dari Klaten Jawa Tengah ke Riau mungkin tak mungkin. Karena kebutuhan untuk lokal Klaten saja cukup besar sekitar 5.000 ton per bulan dan tak bisa melayani permintaan Riau. Mungkin ke depan pupuk organik seresah ini dibuat di Pekanbaru di BUMP Korwil Riau dengan mengirim tim ahli dari Klaten Jateng. Karena sampah daun, ranting tanan yang sudah lapuk kering melimpah," kata Prof Wiwit.


Menanggapi penegasan Prof Wiwit bahwa pupuk organik Seresah ini akan dibuat di Korwil BUMP Riau di Pekanbaru, disambut baik oleh Ketua Seknas BUMP Indonesia Dr Ir Edi Waluyo dan Korwil BUMP Riau Alexander Pranoto.


Menurut Prof Wiwit pupuk organik Seresah bisa dipakai untuk berbagai tanaman pangan dan tanaman perkebunan di Riau termasuk pemupukan bibit sawit di pembibitan. Pupuk ini juga bisa dibutuhkan oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit di Riau. **prc4


sumber: detakindonesia.com



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Riau Raya

Langkah Nyata Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Prolanis

Selasa, 07 Juli 2026 - 16:53:15 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan .

Riau Raya

Melalui Edukasi di Sekolah, Polres Kepulauan Meranti Perkuat Benteng Pelajar Dari Ancaman Narkoba

Selasa, 07 Juli 2026 - 16:09:42 WIB

PELITARIAU,Meranti - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulauan Mer.

Riau Raya

Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau Bersama Lalin HK, Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai

Selasa, 07 Juli 2026 - 11:41:01 WIB

PELITARIAU, PEKANBARU – Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR).

Riau Raya

Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan

Senin, 06 Juli 2026 - 19:14:15 WIB

PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.

Riau Raya

Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin

Senin, 06 Juli 2026 - 19:06:05 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.

Riau Raya

Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi

Senin, 06 Juli 2026 - 16:26:59 WIB

PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.

Terkini

  • +INDEX
Langkah Nyata Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Prolanis
07 Juli 2026
Melalui Edukasi di Sekolah, Polres Kepulauan Meranti Perkuat Benteng Pelajar Dari Ancaman Narkoba
07 Juli 2026
Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau Bersama Lalin HK, Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
07 Juli 2026
GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia
07 Juli 2026
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
06 Juli 2026
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
06 Juli 2026
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
06 Juli 2026
Kalapas Pimpin Apel Pagi Tekankan Disiplin Keamanan dan Deteksi Dini
06 Juli 2026
Polresta Pekanbaru Hadir Dampingi Petani Wujudkan Pertanian yang Produktif
06 Juli 2026
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
05 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
  • 2 Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
  • 3 Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
  • 4 Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
  • 5 Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
  • 6 27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
  • 7 Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved