Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Menuju PSBB Berskala Lokal, Gubri : Mau Masuk Riau Tunjukan Hasil Uji Swab
PELITARIAU, Pekanbaru - Penyebaran virus corona di Provinsi Riau kian melonjak tajam akhir-akhir ini. Penambahan klaster baru seperti klaster perkantoran, menunjukkan bahwa masyarakat belum secara optimal menerapkan kebiasaan adaptasi baru.
Sejumlah OPD di baik Kota maupun Provinsi tak luput dari penyebaran virus berbahaya dari China ini.
Hari ini saja, Tanggal 1 September 2020, jumlah kasus positif corona hampir mendekati angka 2,000 kasus, yakni 1.843 kasus.
Menyikapi penambahan kasus positif kian hari makin melonjak tajam, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berskala lokal. Bagi pendatang yang mau masuk ke Riau, termasuk warga Riau yang habis berkunjung dari luar Riau, khususnya daerah terjangkit Covid 19, harus menunjukan hasil uji swab.
Dikatakan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, langkah itu dilakukan untuk menimalisir penularan Covid 19 yang saat ini terus meningkat di Riau.
"Jadi kalau ada bukti swab ini kita juga bisa memastikan pendatang yang masuk ke Riau aman dari penularan Covid 19. Termasuk warga kita yang baru pulang dari daerah luar Riau yang juga harus melakukan tes swab setelah masuk ke Riau," katanya, Selasa, 1 September 2020.
Penegasan ini tambahnya, bukan berarti melarang warga masuk ke Riau maupun melarang warga keluar dari Riau. Namun sesuai dengan komitmen Riau dalam menangani wabah Covid 19 di Riau yang saat ini juga akan menerapkan PSBB berskala lokal di setiap wilayah yang ada di kabupaten kota se Riau.
"Sebelumnya kita bersama bupati dan walikota se Riau sudah menyepakati untuk melakukan PSBB di wilayah-wilayah yang banyak ditemukan penyebaran Covid 19. Untuk itu juga kita iringi dengan persyaratan swab bagi pendatang. Sehingga PSBB berskala kecil ini juga bisa maksimal," jelasnya.
Lebih jauh kata mantan Bupati Siak dua periode ini, untuk penegasan swab bagi pendatang tersebut ia juga sudah mengkoordinasikan dengan seluruh pemerintah daerah se Riau. Dimana penegasan ini juga bisa ditekankan disetiap daerah untuk menekan angka penambahan penyebaran dimasing-masing daerah.
"Ini harus segera kita tangani dengan maksimal, karena wabah Covid 19 ini sudah banyak berdampak pada pelayanan dan, ekonomi masyarakat. Termasuk kapasitas pelayanan kesehatan yang dikwatirkan kekurangan karena terus mengalami peningkatan," tuturnya. **prc4
sumber: berazam
Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau Bersama Lalin HK, Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
PELITARIAU, PEKANBARU – Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR).
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.
Kalapas Pimpin Apel Pagi Tekankan Disiplin Keamanan dan Deteksi Dini
PELITARIAU Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mela.
Polresta Pekanbaru Hadir Dampingi Petani Wujudkan Pertanian yang Produktif
PELITARIAU, Pekanbaru – Wujud kepedulian terhadap sektor pertanian terus ditun.









