• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1089 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2371 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2738 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5288 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2428 Kali

  • Home
  • Politik
  • Pekanbaru

Petahana Sangat Rentan Melakukan Kecurangan di Pilkada 2020

Bambang S

Ahad, 23 Agustus 2020 21:45:02 WIB
Cetak
Petahana Sangat Rentan Melakukan Kecurangan di Pilkada 2020
Persepsi masyarakat terhadap kehidupan ekonomi sangat penting. (Foto : Freepik)

PELITARIAU - Pilkada 2020 akan digelar di 270 wilayah di Indonesia, meliputi sembilan provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Walaupun semua calon yang bertarung di Pilkada 2020 rawan melakukan kecurangan, namun di masa pandemi covid-19, petahana (incumbent) adalah pihak yang diduga berpotensi mudah melakukan kecurangan.

Misalnya, manipulasi anggaran terkait penanganan pandemi COVID-19, atau memobilisasi aparatur birokrasi untuk memenangkan dirinya. Oleh karena itu, pengawasan secara ketat terhadap aktivitas politik dari para petahana sangat diperlukan.


Namun begitu, wajar jika petahana punya potensi besar memenangkan kompetisi Pilkada 2020, jika masyarakat di daerahnya mengapresiasi kinerja dan pembangunan yang dilakukan selama periode kepemimpinanya.


Sebaliknya, jika petahana tidak memiliki prestasi yang dirasakan langsung masyarakat di daerahnya, maka akan cenderung melakukan segala cara untuk memenangkan kontestasi, terutama dengan menggunakan anggaran dan jajaran birokrasi yang dipimpinnya.


Pencitraan politik di masa pandemi sebenarnya tidak banyak manfaatnya ketika masyarakat sudah paham dan punya pandangan terhadap kinerja dari para petahana.


Apalagi jika hal itu terkait dengan problem keselarasan antara janjinya dulu dengan kenyataan selama menjabat. Pertanyaan mudahnya: apakah kebijakan petahana selama menjabat membuat hidup masyarakat di daerahnya menjadi lebih baik.


Persepsi masyarakat terhadap kehidupan ekonomi sangat penting. Jika baik, petahana lolos, jika buruk paslon lain akan take over.


Di masa pandemi, isu ekonomi masyarakat (kesejahteraan) bisa sebabkan petahana game over (tumbang). Popularitas petahana yang relatif tinggi, akan sia-sia jika tingkat kesukaan publik (likeability) di wilayahnya rendah karena merosotnya kehidupan ekonomi.


Kondisi pandemi Covid-19 menyediakan peluang dan ruang berbagai penyelewengan berikut praktik politik uang pada pelaksanaan Pilkada 2020 karena tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat.


Tidak hanya petahana, politik uang bisa dilakukan oleh semua paslon kompetitor yang berlaga di Pilkada 2020. Potensi pelanggaran paling anyar di Pilkada 2020 di masa pandemik, contohnya juga terkait pembagian masker yang bergambar pasangan calon.


Namun petahana rentan melakukan kecurangan karena diasumsikan berpeluang memanfaatkan struktur pemerintah di daerahnya sampai tingkat yang paling rendah.


Pemberian bansos di masa pandemi Covid-19 juga tidak mungkin dihentikan karena pesta Pilkada 2020, walaupun ada kekhawatiran pemberian bansos akan menguntungkan calon petahana untuk sarana kampanye – dengan menempelkan foto bersama pasangannya waktu membagikannya.


Prinsip keadilan dalam kontestasi dan kompetisi di Pilkada 2020 harus benar-benar di pertimbangkan. Faktanya tanpa promosi petahana (incumbent) memang relatif lebih diuntungkan.


Sementara kompetitor butuh usaha lebih keras untuk mengenalkan diri kepada masyarakat. Dalam proses pengenalan kepada masyarakat, kompetitor biasanya terhambat aturan menjaga jarak dan menghindari terciptanya kerumunan.


Penyaluran program bansos bisa menjadi kompetisi yang kurang fair bagi para pesaing petahana karena ketiadaan akses terhadap distribusi bantuan sosial. Kondisi ini tentu saja tidak berlaku di daerah yang tidak ada petahana ikut bertarung lagi di Pilkada 2020.


Petahana juga punya peluang membangun kekuatan di lembaga penyelenggara Pilkada (KPUD dan Panwaslu). Independensi penyelenggara Pilkada sangatlah penting agar tidak mencetak kertas suara melebihi ketentuan, merekayasa pemilih fiktif, atau bahkan mengubah dokumen C1 hasil penghitungan suara.


Bentuk pemalsuan data pemilih (fiktif) tersebut, misalnya seperti warga masyarakat yang tidak memenuhi syarat pemilih, tapi dipaksakan menjadi memenuhi syarat.


Caranya adalah merubah data identitas orang tersebut dengan mengubah kartu tanda penduduk (KTP) ataupun tanggal lahirnya, sehingga menjadi memenuhi syarat untuk memilih. Atau ada juga yang sebelumnya punya hak pilih, lalu sengaja dirubah menjadi tidak memiliki hak pilih.


Masalah lain pelaksanaan Pilkada 2020 di masa pandemi adalah terjadinya potensi penurunan partisipasi pemilih yang mau datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) akibat khawatir penularan virus covid.


Semakin rendah pemilih yang datang ke TPS, maka semakin tinggi terjadi potensi manipulasi suara dan kemungkinan penyalahgunaan kertas suara oleh aparat penyelenggara. Padahal persoalan pemutakhiran data pemilih sampai sekarang juga masih belum sepenuhnya akurat dan valid.


Misalnya, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tasikmalaya ternyata kemarin menemukan sebanyak 29.175 calon pemilih yang sudah meninggal dunia masih masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pileg 2019.


Walaupun hal ini sudah dibantah oleh KPU (Komisi Pemilihan Umun), namun tetap saja temuan Bawaslu ini memprihatinkan sebagai bagian dari persoalan klasik DPT (Daftar pemilih Tetap) yang tak pernah kunjung selesai dan sering menjadi ‘lubang mainan’, sengketa dan keadilan dalam praktek pemilu yang demokratis di Indonesia. **prc4


sumber: hallosukabumi



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Politik

DPRD Riau Turun ke Warga: Ginda Burnama Sosialisasikan Ranperda RT RW di Marpoyan Damai

Ahad, 03 Mei 2026 - 18:05:38 WIB

PELITARIAU, PEKANBARU – Anggota DPRD Provinsi Riau, Ginda Burnama ST MT, mengg.

Politik

Ini Kata Mona Sri Wahyuni Usai Pelantikan Pengurus PAN se Riau oleh Zulkifli Hasan

Kamis, 30 April 2026 - 12:50:34 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru - Anggota DPRD kota Pekanbaru, Mona Sri Wahyuni SE, AK men.

Politik

Polres Pelalawan Gerebek Rumah Kontrakan di Rawang Sari, 28 Paket Sabu Disita

Selasa, 21 April 2026 - 12:30:43 WIB

PELITARIAU, Pelalawan - Sat Resnarkoba Polres Pelalawan kembali menggagalkan per.

Politik

DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau Gelar Berbuka Puasa Bersama Dan Santuni Puluhan Anak Yatim

Ahad, 08 Maret 2026 - 19:44:13 WIB

PELITARIAU Pekanbaru - Dewan Pengurus Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Riau .

Politik

Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto: Konferda Momentum Untuk Memperkuat Akar Rumput Partai dan Kader

Ahad, 23 November 2025 - 15:14:34 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru  – Sabtu (22/11/2025) bertempat di Hotel Labersa Se.

Politik

Drs H Asra Faber MM: Orang Baik Harus Paham Politik Jika Tidak, Penjahat yang Kendalikan

Ahad, 02 November 2025 - 18:59:22 WIB

PELITARIAU, Sumbar  - Orang baik, harus paham mengenai politik. Jika tidak,.

Terkini

  • +INDEX
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
01 Juli 2026
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
01 Juli 2026
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
01 Juli 2026
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
01 Juli 2026
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
01 Juli 2026
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
01 Juli 2026
Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
01 Juli 2026
Polresta Pekanbaru Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Teguhkan Komitmen Polri Presisi untuk Masyarakat dan Dukung Program Nasional
01 Juli 2026
Polres Indragiri Hilir Gelar Upacara Sertijab Kabagops, Kapolsek Pulau Burung dan Kapolsek Kempas
01 Juli 2026
Polres Indragiri Hilir Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Teguhkan Komitmen 80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat
01 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
  • 2 DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
  • 3 Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
  • 4 Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
  • 5 Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
  • 6 Bedah Rumah untuk Warakawuri Jadi Kado Istimewa Polres Meranti di Hari Bhayangkara ke-80
  • 7 Peringati Hari Bhayangkara Ke -80, Polres Meranti Gelar Donor Darah Bersama Lintas Instansi

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved