Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dokter Yang Meninggal di Medan Akibat Corona Ternyata Putra Riau Alumni SMUN Plus Simak selengkapny
PELITARIAU - Kabar duka kembali datang dari kalangan petugas mefis. Seorang dokter Rumah Sakit (RS) Columbia Asia, Medan, Sumatera Utara, dokter Andhika Kesuma Putra meninggal dunia setelah positif terinfeksi virus corona (Covid-19), Sabtu (1/8). Ia sudah dimakamkan sesuai protokol kesehatan Covid-19).
Berdasarkan penelusuran biodatanya, Andika ternyata berasal dari Tembilahan, Indragiri Hilir. Ia pernah bersekolah di MTSN 094 Tembilahan dan alumni SMU Plus Provinsi Riau.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Medan, Wijaya Juwarna mengatakan istri dokter Andhika juga ikut terinfeksi positif virus corona. Saat ini yang bersangkutan tengah diisolasi di RS Columbia Asia.
"Kita doakan saja mudah-mudahan istri beliau pulih. Istrinya juga dokter," kata Wijaya saat dikonfirmasi, Sabtu (1/8).
Wijaya mengatakan Andhika yang merupakan Staf Divisi Pulmonologi Intervensi dan Gawat Napas Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU) sudah dua pekan terakhir dirawat di RS Columbia Asia.
Namun, Wijaya tak mengetahui pasti sejak kapan Andhika positif terinfeksi virus corona. Menurutnya, selama ini Andhika merupakan tulang punggung perawatan pasien Covid-19 di RS Columbia Asia.
Andhika, kata Wijaya, telah menangani pasien Covid-19 sejak Februari 2020. Ia menduga Andhika yang juga dokter spesialis paru terpapar dari pasien positif virus corona di rumah sakit tersebut.
"Dosis paparan kalau hari-hari kita kena itu lumayan juga itu akumulasi di saluran nafas dan paru, kemungkinan besar di situ menurut saya," ujarnya.
Lebih lanjut, Wijaya mengatakan hingga saat ini sudah lima anggota IDI Kota Medan yang meninggal dunia setelah positif virus corona. Ia pun mengingatkan para tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan penanganan Covid diberi waktu istirahat 14 hari usai bertugas. **prc4
sumber: m.riau24.com
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.
Kalapas Pimpin Apel Pagi Tekankan Disiplin Keamanan dan Deteksi Dini
PELITARIAU Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mela.
Polresta Pekanbaru Hadir Dampingi Petani Wujudkan Pertanian yang Produktif
PELITARIAU, Pekanbaru – Wujud kepedulian terhadap sektor pertanian terus ditun.
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
PELITARIAU,Pekanbaru - Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, mengutuk keras aksi pen.









