DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Heboh! Mahasiswa dan Dosen UNIBA Gelar Demo, Rektor Lepas Baju dan Nyatakan Mundur

Editor :Bambang S Minggu,05 Juli 2020 | 21:42:09 WIB
Heboh! Mahasiswa dan Dosen UNIBA Gelar Demo, Rektor Lepas Baju dan Nyatakan Mundur Ket Foto : Di tengah aksi demo, Rektor UNIBA Pramono Hadi melakukan aksi copot baju dan menyatakan mundur dari jabatannya sebagai rektor di kampus tersebut.

PELITARIAU, Solo - Ratusan mahasiswa dan dosen Universitas Islam Batik Surakarta (UNIBA) menggelar demonstrasi di halaman kampus tersebut di Jalan Agus Salim No.10, Sondakan, Kecamatan Laweyan, Solo, Selasa (30/6/2020), mulai pukul 08.00 WIB.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa dan civitas akademi UNIBA membentangkan spanduk bertuliskan “Civitas Akademika Bersatu Meruntuhkan Kezaliman”, “Hentikan Liberalisasi dan Komersialisasi Pendidikan oleh Yayasan”, dan sejumlah tulisan lain.


Di tengah aksi demo, Rektor UNIBA Pramono Hadi melakukan aksi copot baju dan menyatakan mundur dari jabatannya sebagai rektor di kampus tersebut.


“Saya menyatakan mundur hari ini. Mohon nanti ada tanda tangannya supaya semuanya jelas secara legal formalnya. Juga disaksikan alumni, mahasiswa, dosen dan juga karyawan,” kata Pramono dalam orasinya, seperti dikutip dari Suarakalbar.co.id.


Pramono mengungkapkan hingga tahun 2020 pengelolaan kampus UNIBA masih diintervensi oleh pihak yayasan.


“Unit yang lain diintervensi dari yayasan. Sehingga kami tidak bisa menjalankan sebagaimana fungsinya sesuai dengan aturan, tata kelola yang ada,” ujar Pramono.


“Dan hari ini pun saya Rektor UNIBA bersama WR (wakil rektor) A dan WR B menyatakan sikap bahwa kami mundur sebagai langkah etika rektorat bahwa tata kelola telah gagal. Rektorat menyatakan mundur mulai hari ini,” sambungnya.


Pramono juga menyampaikan kalau selama ini pihak yayasan mengintervensi berbagai kebijakan kampus seperti dalam pembuatan rancangan anggaran belanja (RAB) 2020.


“Itu formatnya harusnya 2019 sesuai kesepakatan kita. Ternyata diubah ke format 2020. Dan ditandatangani oleh yayasan. Di situ penegakan RAB tidak ada,” ujar Pramono.


“Intervensi itu sangat kelihatan bahwa kita di lembaga itu tidak punya daya memutuskan. Kami hanya punya daya usul. Semua diputuskan oleh yayasan. Sehingga pemanduan fungsi sebagaimana statuta kita terapkan,” katanya.


Dalam orasinya, Pramono juga berjanji akan terus memperjuangkan segala aspirasi mahasiswa dan civitas akademi UNIBA baik transparansi anggaran, bebaskan KKN dari yayasan, kembalikan ke aturan yang benar, tidak intervensi, dan tuntutan yang lainnya. **prc4


sumber: nesiatimes


Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved