• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1113 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2408 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2771 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5330 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2443 Kali

  • Home
  • Nasional
  • Pekanbaru

Kasus Ismail Ahmad dan Guyonan Gus Dur, Pengamat: Polisi Harus Lebih Bijak & tidak Reaktif

Bambang S

Rabu, 24 Juni 2020 13:30:00 WIB
Cetak
Kasus Ismail Ahmad dan Guyonan Gus Dur, Pengamat: Polisi Harus Lebih Bijak & tidak Reaktif

PELITARIAU, Surabaya - Pengamat kepolisian, Didi Sungkono.S.H.M.H yang juga seorang Advokat ini angkat bicara terkait merebaknya berita penjemputan paksa salah satu masyarakatyang dilakukan oleh anggota Polres Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara.

Hal itu terkait tindakan Polres Kepsul yang mempermasalahkan Ismail Ahmad karena mengunggah guyonan Presiden ke-4 RI KH Abdurrahmad Wahid atau Gus Dur soal polisi jujur.


Pengamat kepolisian dari Surabaya ini menilai, yang dilakukan Kapolres Kepsul AKBP Irvan dan anak buahnya itu jelas sangat menciderai frasa demokrasi dan berlaku mundur bagi baju coklat sendiri, untungnya Mabes Polri dan Kapolda bergerak cepat,hingga perkara ini tidak membesar bagai bola salju.


“ Harusnya Kapolres lebih arif dan bijaksana dalam menyikapi setiap apa yang disampaikan oleh masyarakat, tanggapi secara humanis, janganlah terlalu reaktif,ini bukan jaman kolonial, polisi harus PROMOTER, nilai nilai kebijaksanaan, nilai nilai etika, harus diutamakan,biar tidak mencoreng dan memalukan institusi Polri,” ujarnya kepada wartawan.


Lebih jauh Didi menyebut, bahwa kasus ini menujukkan ada masalah kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di level bawah yang tidak koordinasi dengan satker atau kasat bahkan Kapolres. Semestinya, sekelas kapolres, sangat bisa membedakan mana kritik dan mana ujaran kebencian, karena semua sudah diatur dalam UU No 11 tahun 2008 tentang ITE.


“Semoga Ini hanya faktor kekhilafan saja dan tidak menunjukkan kemampuan SDM Polri selevel kapolres yang kurang cakap , sehingga tak mampu membedakan antara kritik dengan ujaran kebencian,” Terangnya


Selain itu, tindakan penyidik Polres Kepsul yang memanggil dan memeriksa Ismail Ahmad itu disebutnya sangat tidak layak.


Hal itu, lanjutnya, menandakan bahwa nilai luhur kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sebagaimana di atur dalam UU No 02 Tahun 2002 Tentang Kepolisian, mulai hilang di generasi muda kepolisian.


Teks foto: Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Rikwanto, Kepada Wartawan Menegaskan Sudah Memberikan Teguran Kepada Kapolres, Agar Tidak Terlalu Reaktif Terhadap Masyarakat.


“Bahkan, polisi bertindak sebagai hantu yang menakut-nakuti masyarakat yang kritis,” kecamnya.


“Terbukti seorang perwira menengah, kapolres, tak bisa membedakan antara kritik dan ujaran kebencian,” Terang Advokat dari LBH Rastra Justitia789 ini.


Wakapolres Kepulauan Sula, perlu masyarakat ketahui, diakhir cerita polres Sula diwakili oleh Wakapolres memberikan keterangan pers penghentian kasus Ismail Ahmad. Secara terpisah Kapolda Maluku Utara, Irjen polisi Rikwanto menyatakan, dirinya sudah memberikan teguran kepada Kapolres Kepsul AKBP Irvan dan anak buahnya.


Rikwanto menganggap, apa yang dilakukan AKBP Irvan dan anak buahnya adalah tindakan yang kurang tepat. Hal itu didapat setelah dirinya mendalami kasus ini. Baik dari sisi kapolres, anggota yang memeriksa hingga dan obyek yang dipermasalahkan.


“Jadi yang dilakukan oleh Polres (Kepulauan) Sula itu kurang tepat. Polres Sula, terutama pada anggota Reskrim yang kebetulan menemukan itu di Facebook, saya sudah tegur,” beber Rikwanto.


Peringatan senada juga dilontarkan Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Awi Setiyono yang mengingatkan AKBP Irvan dan anak buahnya tidak bereaksi berlebihan terhadap suatu candaan yang dilakukan warganya.


“Saya sampaikan ke Polda Malut, terutama Polres Kepulauan Sula, coba jangan terlalu reaktif dalam menyikapi sesuatu,” ujar Awi Setiyono kepada wartawan, Kamis (18/6/2020).


“Jangan mencederai sesuatu yang hanya candaan saja langsung ditanggapi dengan serius,” singgung Awi.


Awi mengatakan warga tersebut telah menjelaskan bahwa candaan itu tidak dimaksudkan untuk menghina institusi atau pihak lain.


“Yang terjadi memang ada anggota Polres Kepsul yang lihat di FB (Facebook), ada seseorang mengunggah terkait dengan candaannya Gus Dur. Dari hasil wawancara, dia (terlapor) tidak bermaksud menghina institusi atau siapa pun terkait dengan candaan itu,” ujar jenderal bintang satu ini.


Awi juga berpesan kepada jajaran Polres Kepulauan Sula agar tidak memaksakan pengenaan unsur pidana dalam kejadian ini.


“Kalau memang tidak ada unsur pidananya, jangan dipaksakan,” ucapnya.


Awi memastikan bahwa pemanggilan terhadap warga Kepulauan Sula tersebut hanya untuk wawancara saja.


“Cuma sempat dipanggil untuk diwawancarai saja,” **prc4


sumber: koordinat.com



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Nasional

Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola

Kamis, 02 Juli 2026 - 15:56:13 WIB

PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.

Nasional

Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 - 10:33:46 WIB

PELITARIAU,  Bogor -  Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.

Nasional

Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:18:41 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.

Nasional

Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:05:32 WIB

PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.

Nasional

Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:12:43 WIB

PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.

Nasional

Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Ahad, 21 Juni 2026 - 20:46:07 WIB

PELITARIAU, Cilacap – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi t.

Terkini

  • +INDEX
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
06 Juli 2026
Kalapas Pimpin Apel Pagi Tekankan Disiplin Keamanan dan Deteksi Dini
06 Juli 2026
Polresta Pekanbaru Hadir Dampingi Petani Wujudkan Pertanian yang Produktif
06 Juli 2026
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
05 Juli 2026
Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bongkar Jaringan Sabu, Dua Orang Diringkus
05 Juli 2026
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
05 Juli 2026
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
04 Juli 2026
Melihat Bhabinkamtibmas Polsek Batang Cenaku Rutin Dampingi Peternak Ikan
04 Juli 2026
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
04 Juli 2026
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
04 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
  • 2 Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
  • 3 Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
  • 4 Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
  • 5 27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
  • 6 Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
  • 7 PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved