DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

FJPI Riau Bagi Selimut dan Masker untuk Manula di Panti Jompo Tresna Werdha

Editor :Bambang S Selasa,23 Juni 2020 | 13:15:53 WIB
FJPI Riau Bagi Selimut dan Masker untuk Manula di Panti Jompo Tresna Werdha Ket Foto : Ketua FJPI Riau, Luzi Diamanda, kedatangan pengurus diterima Kepala Seksi Pelayanan Sosial UPT Tresna Werdha, Hermida.

PELITARIAU, Pekanbaru - Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Riau menyerahkan sumbangan selimut dan masker N96 ke Panti Jompo Tresna Werdha, Pekanbaru, Senin (22/6/2020). Sumbangan itu masih bangian dari rangkaian program 'FJPI Peduli' di tengah pandemi Covid-19.

Dikomandoi Ketua FJPI Riau, Luzi Diamanda, kedatangan pengurus diterima Kepala Seksi Pelayanan Sosial UPT Tresna Werdha, Hermida. Penyerahan bantuan juga masih mengedapankan protokol kesehatan.


Luzi Diamanda mengatakan, sumbangan itu sebenarnya sudah lama ingin disalurkan. Namun terkendala gara-gara pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), akibat wabah Covid-19.


"Baru bisa kami serahkan sekarang. Dengan harapan sumbangan ini dapat bermanfaat bagi warga panti jompo ini," kata Luzi.


Luzi menjelaskan, alasan FJPI Riau memilih Panti Jompo Tresna Werdha sebagai sasaran kegiatan adalah karena menyadari selimut dan masker sangat dibutuhkan oleh manula, khususnya di tengah pandemi Covid-19.


"Kendati begitu, tidak menutup kemungkinan kami juga akan memberi bantuan dalam bentuk lain. Sembako atau kebutuhan lainnya," tutur Luzi yang saat itu didampingi pengurus FJPI Riau, Novita (Sekretaris), Sri Lestari (Wakil Ketua), Fauzia (Bendahara) dan Dewi Valent (Wakil Sekretaris).


Sumbangan FJPI Riau ini diapresiasi Hermida. Dia mengaku, bantuan selimut dan masker ini sangat berarti bagi warga panti. "Kami memang sangat membutuhkan selimut dan masker. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini," kata Hermida.


Hermida menjelkaskan, saat ini tercatat jumlah warga Panti Jompo Tresna Werdha 65 orang. Dengan umur tertua 85 tahun dan termuda 58 tahun.


"Mereka menjadi warga di sini karena sebelumnya terlantar dan ada juga yang diantar keluarganya karena tak sanggup merawat gara-gara keterbatasan ekonomi. Mereka kami urus sebagaimana layaknya manusia," ungkap Hermida. **prc4


Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved