• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1113 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2408 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2771 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5329 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2442 Kali

  • Home
  • Nasional
  • Pekanbaru

Fakta di Balik Kisah Miris Seorang Anak Diduga Bakar Rumah Orang Tua

Bambang S

Jumat, 12 Juni 2020 17:30:55 WIB
Cetak
Fakta di Balik Kisah Miris Seorang Anak Diduga Bakar Rumah Orang Tua

PELITARIAU, Bekasi - Si jago merah mengamuk di sebuah rumah warga di kota Bekasi, Jawa Barat. Kebakaran itu diduga akibat ulah anak si pemilik rumah.

Peristiwa itu tepatnya terjadi di Jalan KH Mansyur, Kelurahan Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (10/6) sekira pukul 21.17 WIB.


Petugas Damkar yang mendapatkan informasi soal kebakaran itu kemudian meluncur ke lokasi.Enam unit mobil pemadam kebakaran diluncurkan ke lokasi.


Api saat itu sudah besar saat petugas datang. Luas area yang terbakar 150 meter persegi. "Kerugian perkiraan Rp 500 juta," katanya.


"Selesai penanganan (pukul) 22.30 WIB," imbuh Hery.


Peristiwa ini sempat direkam warga. Dalam video yang beredar, terlihat api sudah membesar dan membakar sebagian besar bangunan rumah.


"Menurut kesaksian warga, terjadinya kebakaran dikarenakan dibakar oleh anaknya pemilik rumah yang mengalami gangguan jiwa," ujar anggota rescue Damkar Kota Bekasi, Hery Buchori, dalam keterangannya, Kamis (11/6/2020).


Berikut fakta-fakta ulah anak di Bekasi bakar rumah orang tua:


R Cekcok dengan Ayah


Sebelum membakar, R sempat bertengkar dengan ayahnya yang bernama Darsono.


"Berantem sama bapaknya. Bapaknya ada (penyakit) jantung, didorong bapaknya, bapaknya pingsan," ujar anggota rescue Damkar Kota Bekasi, Hery Buchori, ketika dihubungi detikcom, Kamis (11/6/2020).


Saat itu Darsono tidak kunjung siuman. Warga yang mengetahui hal ini lalu membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.


"(Bapak dari R) meninggal, nah setelah itu kan habis magrib, jenazah dibawa (oleh keluarga) ke kampung," katanya.


Saat itu, R ditinggalkan sendiri di rumahnya. Saat itulah, R membakar rumahnya.


"Nah dia (R) ditinggal di situ (di rumahnya), nggak tahunya dia ngebakar rumahnya," kata Hery.


Hery tak mengetahui pasti media yang digunakan R untuk membakar rumahnya. Diketahui R mengalami depresi berkepanjangan.


"Ya emang anaknya agak depresi lama," tutur Hery.


Hery menjelaskan R mengalami sejumlah luka bakar. Ia sempat dirawat di Rumah Sakit Mekar Sari sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Kota Bekasi.


Ayah R Meninggal Serangan Jantung


Darsono dikabarkan meninggal setelah percekcokan itu.


"Berantem sama bapaknya, bapaknya ada (penyakit) jantung, didorong bapaknya, bapaknya pingsan," ujar anggota rescue Damkar Kota Bekasi Hery Buchori, ketika dihubungi detikcom, Kamis (11/6/2020).


Saat itu, Darsono tidak kunjung siuman. Ia kemudian diantar oleh keluarga dan warga sekitar ke rumah sakit.


"(Bapak dari R) meninggal, nah setelah itu kan habis magrib, jenazah dibawa ke kampung," kata Hery.


Ketika itu, ibu dan kedua adik R turut mengantar jenazah sang ayah ke kampung halaman di Indramayu. Sementara itu, R tinggal sendiri di rumah.


"Nah dia (R) ditinggal di situ (di rumahnya), nggak tahunya dia ngebakar rumahnya," kata Hery.


Hery tak mengetahui media apa yang digunakan R untuk membakar rumahnya. Motif R membakar rumahnya juga belum diketahui.


Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Bekasi Timur Kompol Sutoyo menyebut Darsono meninggal bukan karena penyakit jantung, melainkan karena umur.


"Bukan, bukan (jantungan), sakit (karena) tua," imbuh Sutoyo.


Minta Dibelikan Motor


Kapolsek Bekasi Timur Kompol Sutoyo mengungkap awal mula percekcokan R dengan ayahnya, Darsono, itu terjadi. Sutoyo mengatakan mulanya Darsono membelikan sebuah sepeda motor untuk adik kandung R. R merasa iri dan meminta dibelikan motor juga.


"Kan dibelikan (motor) itu adiknya, nah dia (juga) minta motor," ujar Kompol Sutoyo ketika dihubungi detikcom, Kamis (11/6/2020).


Alhasil, terjadi percekcokan antara R dan ayahnya. Tak lama kemudian, sang ayah meninggal dunia. Namun Sutoyo menyebut Darsono meninggal bukan karena serangan jantung. Sebelumnya pihak Damkar menyebutkan Darsono meninggal karena kena serangan jantung setelah cekcok dan didorong oleh R.


"Bukan... bukan (jantungan), (karena) sakit tua," tutur Sutoyo.


Setelah itu, jasad sang ayah diantar ke kampung halamannya di Cirebon. Sang ibu dan dua saudara kandung R turut mengantar jasad ayahnya, sedangkan R berada di rumah seorang diri.


Saat ditinggalkan itu, diduga R membakar rumahnya.


"Anaknya ini laki-laki ini tinggal sendiri di rumah, karena itu, nah kita belum bisa mengatakan dia yang bakar ya, masih kita lidik, tapi asumsi warga dia (yang bakar)," imbuh Sutoyo.


Sutoyo melihat sejauh ini belum ada unsur pidana dari kasus ini. Hal itu disebabkan warga sekitar tidak merasa dirugikan.


"Kalau rumah sendiri (yang dibakar) bagaimana (ada unsur pidana), kecuali ada warga yang rumahnya kebakar," kata Sutoyo.


"Kita (masih) menyelidiki api itu berasal dari mana," tutupnya.


Warga Selamatkan R dari Kobaran Api


R (28), pria di Bekasi, Jawa Barat, diduga membakar rumahnya sendiri. Usai membakar rumahnya, ia disebut hendak masuk kembali ke kobaran api yang telah meluluhlantakkan rumahnya.


"Wong dia coba masuk lagi ke dalam, mau coba masuk ke (kobaran) api," ujar Ketua RT 10 Kelurahan Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Supriadi, saat dihubungi detikcom, Kamis (11/6/2020).


Saat api mulai membesar, R berada di halaman rumah. Pagar rumahnya terkunci sehingga warga tak bisa mendekat. Warga telah meminta R menjauh dari kobaran api tapi tak dihiraukan.


Supriadi sempat 3 kali hendak mencoba masuk ke rumahnya lagi. Namun, aksinya digagalkan warga.


"(R) diamanin warga, 3 kali gagal, yang terakhir diseret paksa," tutur Supriadi.


"Akhirnya (R) dipaksa dipegang orang banyak, di kantor RW diamanin," imbuhnya.


Supriyadi menyebut R mengalami depresi berkepanjangan. R disebut-sebut sering marah-marah tanpa sebab.


"Depresinya sekitar 10 tahun yang lalu," kata Supriadi.


Polisi Turun Tangan Menyelidiki


Polisi menyelidiki kasus terbakarnya rumah milik Darsono di Bekasi, Jawa Barat. Polisi belum bisa memastikan kebakaran itu disebabkan kesengajaan dari sang anak, R (28).


"Kita menyelidiki api itu berasal dari mana," ujar Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Sutoyo, ketika dihubungi detikcom, Kamis (11/6/2020).

Sutoyo mengatakan, pihaknya masih mendalami keterangan warga yang menyebutkan bahwa R membakar rumahnya sendiri.

"Kita belum bisa mengatakan dia yang bakar ya, masih kita lidik, tapi asumsi warga dia (R yang bakar rumahnya sendiri)," tutur Sutoyo. **prc4


sumber: detik.com



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Nasional

Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola

Kamis, 02 Juli 2026 - 15:56:13 WIB

PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.

Nasional

Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 - 10:33:46 WIB

PELITARIAU,  Bogor -  Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.

Nasional

Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:18:41 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.

Nasional

Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:05:32 WIB

PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.

Nasional

Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:12:43 WIB

PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.

Nasional

Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Ahad, 21 Juni 2026 - 20:46:07 WIB

PELITARIAU, Cilacap – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi t.

Terkini

  • +INDEX
Kalapas Pimpin Apel Pagi Tekankan Disiplin Keamanan dan Deteksi Dini
06 Juli 2026
Polresta Pekanbaru Hadir Dampingi Petani Wujudkan Pertanian yang Produktif
06 Juli 2026
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
05 Juli 2026
Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bongkar Jaringan Sabu, Dua Orang Diringkus
05 Juli 2026
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
05 Juli 2026
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
04 Juli 2026
Melihat Bhabinkamtibmas Polsek Batang Cenaku Rutin Dampingi Peternak Ikan
04 Juli 2026
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
04 Juli 2026
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
04 Juli 2026
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
04 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
  • 2 Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
  • 3 Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
  • 4 Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
  • 5 27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
  • 6 Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
  • 7 PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved