Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Satu PDP di Kepulauan Meranti positif Corona, Dari Klaster Magetan
PELITARIAU, Meranti - Satu dari dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kepulauan Meranti yang diisolasi di RSUD Kepulauan Meranti telah keluar hasil Swabnya.
Pasien berinisial IA (19), warga Desa Bandul, Kecamatan Tasik Putripuyu. Ia merupakan hasil tracing dari klaster kepulangan santri dari Jawa Timur.
Hasil yang didapatkan dari Labkes Riau RSUD Arifin Achmad Pekanbaru menunjukkan bahwa pasien tersebut dinyatakan positif corona.
Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kepulauan Meranti, Drs H Irwan ketika dikonfirmasi terkait ini membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan setelah hasilnya keluar dan menunjukkan PDP tersebut terpapar virus Covid-19, selanjutnya diisolasi di tempat khusus yang sudah disediakan petugas di RSUD.
"Info yang beredar seperti itu, dimana dua orang yang sebelumnya positif Rapid, lalu kita kirimkan sampel lendirnya ke Pekanbaru untuk dilakukan tes Swab dan hasilnya keluar hari ini yang diketahui satu PDP adalah positif, namun kita belum mendapatkan informasi resmi, tapi kita sudah memisahkan pasien tersebut," kata Irwan, Rabu (13/5/2020).
Dikatakan Irwan, awalnya ada tiga PDP yang diisolasi di RSUD Kepulauan Meranti, hal itu dikarenakan mereka terindikasi terjangkit virus corona setelah pulang dari Pondok Pesantren (Ponpes) Al-fatah Temboro, Magetan, Surabaya, Jawa Timur, dan sejumlah santri pesantren tersebut juga banyak yang positif corona.
"Awalnya ada tiga orang yang kita lakukan isolasi, satunya sudah kita perbolehkan pulang karena kondisi semakin baik. Sementara dua orang lainnya yang awalnya satu ruangan sudah dipisahkan menyusul hasil Swab nya keluar," kata Irwan.
Bupati Kepulauan Meranti itu mengatakan bahwa kondisi PDP tersebut dalam keadaan sehat, bahkan sudah 20 hari berada di Kepulauan Meranti paska kepulangan mereka dari Magetan.
"Setelah adanya PDP positif Corona di Tembilahan, Indragiri Hilir yang notabene pulang dari klaster Magetan, kita diminta oleh provinsi untuk melakukan tracing karena ada santri yang juga warga Kepulauan Meranti. Tenyata ada 12 orang, setelah kita lakukan tes Rapid dua orang positif dan kondisi mereka baik-baik saja seperti tanpa gejala," kata Irwan.
Ditambahkan Irwan, terhadap PDP positif Corona tersebut dilakukan isolasi secara ketat.
"PDP yang positif Corona itu sudah kita lakukan isolasi secara ketat, takutnya nanti dia akan menjadi carrier (pembawa, red) bagi yang lain sehingga bisa terjangkit dan itu sangat membahayakan," pungkas Irwan. **
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
PELITARIAU,Pekanbaru - Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, mengutuk keras aksi pen.
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
PELITARIAU, Pekanbaru – Komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung program sw.
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.









