Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
In Memoriam Djoko Santoso, Fauzi Kadir: Langka Menemukan Tokoh Seperti Dia
PELITARIAU, Pekanbaru - Berita duka kembali memayungi Ibu Pertiwi. Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengibarkan bendera setengah tiang atas meninggalnya mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso, Ahad pagi (10/5/2020) sekira pukul 06.30 WIB.
Jenderal Djoko mengembuskan nafas terakhir setelah sempat dirawat beberapa hari di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, pasca operasi karena pendarahan di otak.
"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun... Semoga almarhum jendral yang sederhana dan rendah hati ini dosanya diampuni Allah, diterima semua amal ibadahnya dan diberi tempat yang layak disisi Allah. Dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan dapat meneruskan komitmen perjuangan almarhum. Aamin ya robbal'alamin," ucap tokoh masyarakat Riau Fauzi Kadir lewat pesan WhatsApp yang diterima redaksi berazam.com, Ahad (10/5/2020) siang tadi.
Fauzi Kadir yang juga mantan Ketua HMI Yogyakarta, mengenal dekat dengan almarhum. Sejak tahun 1990 ia sudah mengenal mendiang yang rendah hati tersebut. Tapi kedekatan hubungan mereka ini makin terasa kuat saat Pemilihan Presiden pada tahun 2019 lalu. Kala itu almarhum pasca pensiun menjadi Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) untuk Prabowo. Dan Fauzi sebagai penasehat politik Tim BPN Prabowo.
Saya terkesan ketika kehadirannya ke Riau pada saat Pilpres kemarin. Saya berkesempatan bincang-bincang politik dengannya. Dalam perjalanan dia mengatakan, saya hadir kesini karena mau mendengarkan aspirasi yang tumbuh dari bawah secara langsung. Dia benar-benar datang untuk melihat dan mendengarkan apa yang diinginkan rakyat soal pemimpin," kenang Fauzi.
Dimata Fauzi Kadir, sosok almarhum merupakan tokoh yang arif dalam memaknai segala dinamika Politik. Dia juga disebut sosok yang soleh, experience (pengalaman) sebagai seorang prajurit, dan juga ahli strategi perang. Sayangnya, untuk strategi perang di kancah politik, Djoko kalah dengan kelihaian tim Jokowi.
"Tak mudah kita bisa ketemu pemimpin sekaligus pejuang seperti beliau. Insya Allah, amal dan ibadahnya diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggal tabah serta ikhlas. Almarhum telah memberikan yang terbaik buat Keluargam Bangsa dan Agama," pungkasnya. **prc4
sumber: berazam
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
PELITARIAU,Pekanbaru - Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, mengutuk keras aksi pen.
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
PELITARIAU, Pekanbaru – Komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung program sw.
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.









