Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Cerdas, Riau Jadi Tuan Rumah Kongres Nasional JMSI Juni Mendatang
PELITARIAU, Pekanbaru - Menyongsong deklarasi lahirnya Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) 9 Februari 2020 sempena Hari Pers Nasional (HPN) di Banjar Masin, Provinsi Riau dipercaya menjadi tuan rumah Kongres Nasional Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) yang dijadwalkan pada minggu ketiga Juni 2020. Kongres ini direncanakan dibuka langsung Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate.
Dalam rapat JMSI kedua yang digelar di salah satu kafe di Pekanbaru, Jumat (21/2/2020) dihadiri 25 lebih pemilik media online yang menyatakan bergabung dengan JMSI Riau tersebut juga ditetapkan Yanto Budiman Situmeang sebagai Ketua, Ridho M Haztil Sekretaris dan Novita sebagai Bendahara
Plt Ketua JMSI Riau H Dheni Kurnia dalam rapat yersebut menyampaikan, Kongres Nasional JMSI pertama di Riau nanti akan dihadir sejumlah tamu penting. Selain Menkominfo, bakal hadiri Ketua PWI Pusat, Ketua Dewan Kehormatan PWI pusat, Gubernur Riau, dan sejumlah tamu penting lainnya.
Dia berharap agar panitia yang telah terbentuk, bisa bekerjasama dalam sebuah tim yang kompak, hingga Kongres Nasional JMSI pertama di Riau ini bisa berjalan dengan lancar dan sukses.
"Mari bersama-sama kita sukseskan Kongres Pertama JMSI ini. Dengan waktu yang tersedia, kita optimalkan peran masing-masing di kepanitiaan," ajak Dheni.
Sementara Ketua Panitia Kongres Nasional JMSI Pertama Provinsi Riau Yanto Budiman mengatakan, sebagai langkah awal, dalam waktu dekat akan dilakukan audiensi dengan Gubernur Riau.
"Dalam waktu dekat ini kita akan mengadakan audiensi dengan Pak Gubernur, guna melaporkan kongres nasional JMSI pertama di Riau, sekaligus meminta dukungan," ujarnya.
Sebelumnya, Plt. Ketum JMSI Mahmud Marhaba memberikan apresiasi atas kerja keras Pengurus JMSI Riau yang telah mengambil langkah strategis untuk membentuk Panitia Munas JMSI I di Bumi Lancang Kuning ini.
''Ini akan menjadi sebuah tongkak sejarah atas berdirinya organisasi perusahan Pers di Indoensia,” ujarnya.
Diketahui bahwa JMSI lahir dari sebuah kepedulian bersama pemilik media di 22 provinsi di tanah air. Untuk itu dirinya mengharapkan agar Munas I ini akan menjadi sebuah gerakan kepedulian terhadap perjuangan Pers di Indonesia.
Dukungan pun mengalir dari pengurus JMSI di semua provinsi di tanah air atas persiapan Munas I JMSI di Riau. Ucapan terima kasih yang besar disampaikan kepada Pengurus JMSI Riau dibawah kepemimpinan Plt Ketua Dheni Kurnia, Panitia pelaksana Munas I JMSi dan keluarga besar JMSi di tanah air.
“Tak lupa Pengurus Pusat JMSI menyampaikan penghargaan kepada pemerintah provinsi Riau dan pemerintah kabupaten kota di provinsi Riau yang membantu secara penuh atas pelaksanaan Munas I JMSI ini,” ungkap Mahmud. **prc/dit
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
PELITARIAU, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau meningka.
Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 68 anak mengikuti kegiatan khitanan massal yang di.









