Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Tartib Fokus Masalah Abrasi dan Pendidikan Saat Reses di Rangsang Pesisir
PELITARIAU, Meranti - Salah satu upaya untuk menangani persoalan abrasi, warga Desa Telesung, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti mengusulkan penanaman mangrove jenis api-api.Usulan ini disampaikan warga saat mengikuti reses yang dilaksanakan oleh Anggota Komisi I DPRD Kepulauan Meranti, Dr M Tartib SH MSi di Desa Telesung pada Senin (16/12/19).
"Abrasi tahun Ini paling parah terjadi dimulai bulan Desember 2019 ini sekitar 2 sampai 3 meter abrasi setiap harinya," ujar salah seorang tokoh masyarakat Desa Telesung, Imam Paidi.
Selain Telesung, abrasi juga menggerus desa disekitarnya yang berada di bibir Selat Melaka diantaranya Desa Tanah Merah, Tenggayun Raya, Bungur dan Desa Tanjung Kedabu. Untuk itu warga sangat berharap melalui reses tersebut dapat membantu program yang cepat untuk menghadang ganasnya ombak seperti penanaman pohon Api-api.
"Kami nilai penanaman ini langkah konkrit untuk menanggani abrasi setiap tahunnya yang semakin parah, penanaman pohon Api-api ini biaya tidak mahal, tidak seperti penanganan abrasi mengunakan batu Bronjong yang biayanya sangat mahal," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Sekretaris Desa Telesung, Riyani mengharapkan agar perwakilan rakyat itu bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat terutama penanganan masalah abrasi di pulau Rangsang.
"Kami sangat berharap bapak bisa memperhatikan dan memperjuangkan penanganan abrasi Desa Telesung ini, rumah saya salah satu terkena dampak abrasi," tuturnya.
Sementara itu, anggota DPRD Kepulauan Meranti, Dr M Tartib SH, MSi, meminta kepada OPD terkait untuk lebih fokus pada penanganan abrasi ini dan menjadi skala prioritas untuk tahun anggaran 2021 nanti.
Ini menyangkut persoalan kedaulatan negara dikarenakan setiap tahunnya puluhan meter daratan di Kecamatan Rangsang pesisir terus terkikis oleh abrasi. Apalagi beberapa desa ini termasuk sebagai desa terluar dan terdepan," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, politisi Gerindra ini juga menyalurkan bantuan Sembako kepada warga. Selain itu Tartib juga menyerah bantuan pengeras suara untuk Mesjid Muttaqin dan cat untuk SMPN 4 Telesung.
"Ini merupakan reses saya yang ketiga setelah sebelumnya sudah dilaksanakan di Desa Mekar Baru dan Sendaur Kecamatan Rangsang Barat. Selain persoalan abrasi kita juga menyoroti kondisi SMPN 4 Telesung yang bangunannya masih dari kayu, ini sangat menyedihkan, sekolah negeri masih seperti itu. Masalah pendidikan lainnya adalah banyaknya MDA yang sudah tutup karena tidak cukupnya haji bagi pengajarnya, untuk itu kita minta perhatian dan keseriusan Pemda," ungkapnya. **
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
PELITARIAU, Pekanbaru – Komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung program sw.
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
PELITARIAU, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau meningka.









