Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Banyaknya Wisatawan Yang Datang Membuat Para Pedagang Di Malioboro Kualahan Melayani Pembeli.
(PR) - Momentum libur lebaran membuat pusat-pusat perbelanjaan di Malioboro, Yogyakarta diserbu wisatawan dari berbagai daerah. Banyaknya wisatawan yang datang membuat para pedagang di Malioboro kualahan melayani pembeli.
Seperti yang dialami oleh Marko, penjual kaos dan pernak-pernik khas Yogyakarta di depan Ramayana Malioboro. Untuk melayani pembeli yang membludak, Marko yang biasa menjaga lapaknya sendirian, meminta bantuan dua temannya untuk ikut membantunya.
"Karena banyak yang beli sejak lebaran kemarin, minta bantuan untuk jaga sambil layani pembeli," kata Marko di tengah kesibukannya melayani pembeli, Kamis (31/7), seperti dilansirmerdekacom.
Tak sekedar menambah personel, Marko juga harus lembur sampai malam. Biasanya jam 22.00 WIB sudah pulang, sejak mulai H+1 lebaran dia membuka lapak hingga pukul 00.00 WIB.
"Kebanyakan orang luar, pas liburan. Kasihan juga kalau kita tutup jam sepuluh malam, mereka jauh-jauh cari oleh-oleh di sini," tambah Marko.
Hal serupa juga dilakukan oleh Haswin yang menjual oleh-oleh mulai dari kaos, blangkon hingga sandal di depan Malioboro Mall. Untuk melayani pembeli, dia mengajak anaknya yang masih SMA untuk membantunya melayani pembeli.
"Mumpung masih libur juga, jadi bantuin bapaknya aja daripada di rumah enggak ngapa-ngapain," kata Haswin.
Sebulan sebelum lebaran, Haswin sudah memperkirakan akan banjir pembeli. Dia berinisiatif untuk menambah stok dagangannya supaya tidak kehabisan.
"Jauh sebelum lebaran sudah bilang ke tempat saya ambil barang, minta tambah," jelasnya.
Meski enggan membeberkan secara detail berapa peningkatan keuntungan selama lebaran, Haswin memberikan gambaran jika sehari bisa menjual satu jenis barang, tetapi musim lebaran ini bisa sepuluh barang terjual dalam satu jenis.
"Kalau biasanya satu, ini jadi sepuluh, kalau dua, jadi dua puluh," ujarnya. (PR-cr.Ram)
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.








