DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Wabup Meranti Hadiri Syukuran Pembangunan Jalan di Kecamatan Rangsang Pesisir

Editor :Herman Rabu,30 Oktober 2019 | 13:21:26 WIB
Wabup Meranti Hadiri Syukuran Pembangunan Jalan di Kecamatan Rangsang Pesisir Ket Foto : H. Said Hasyim saat Hadiri Syukuran Pembangunan Jalan di Kecamatan Rangsang Pesisir

PELITARIAU, Meranti - Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim, menghadiri acara Tasyakuran Pembangunan Jalan Base Shaleh Parit Amat di Desa Bina Sempian, Kec. Rangsang Pesisir. Pada kesempatan masyarakat mengaku kepada Wakil Bupati merasa mendapat durian runtuh karena tak menyangka akan dibangunkan jalan tersebut seraya mengucapkan terima kasih yang besar atas perhatian Pemkab. Meranti, bertempat dihalaman Mushola Nurul Ikhsan Desa Bina Sempian Kec. Rangsang Pesisir. Rabu (30/10/2019).

Turut hadir bersama Wakil Bupati, Asisisten II Sekdakab. Meranti Drs. Revirianto, Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Meranti Dr. Aready, Kasatpol PP Meranti Helfandi SE M.Si, Kepala Dinas PU Meranti H. Herman, Kepala Dinas Perkebunan Meranti Drs. Idris Sudin, Kabag Humas dan Protokol Meranti Hery Saputra SH, Camat Rangsang Pesisir Atan Ibrahim, Kapolsek Rangsang Pesisir, Tokoh Masyarakat/Agama/Pemuda dan lainnya.

Dalam pidatonya dihadapan Wakil Bupati H. Said Hasyim dan jajaran Pemkab. Meranti, Toha selaku panita dan perwakilan masyarakat mengaku dengan dibangunya jalan Poros Kedabu Rapat-Sendaur yang melalui Desa Bina Sempian serasa mendapat hadiah besar.

"Ini merupakan hadian terbesar karena sejak puluhan tahun apa yang diidam-idamkan masyarakat Rangsang Pesisir khususnya Desa Bina sempian akhirnya terwujud, terima kasih kepada Pemkab. Meranti khususnya Dinas PU yang telah peduli,"ujar Toha.

Hal senada juga disampaikan salah seorang tokoh masyarakat H. Saheran warga Desa Dusun 1 Dahlia Parit Ahmad Desa Bina Sempian, dirinya mengaku sangat gembira dan terharu karena setelah puluhan tahun baru dapat merasakan lancarnya berlalu lintas.

"Saya mewakili masyarakat seraya mendapat durian runtuh, karena setelah puluhan tahun baru kali ini kami bisa menikmati jalan yang bagus, untuk itu kami mengucapkan terima kasih yang besar kepada Pemkab. Meranti yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Rangsang Pesisir khususnya Desa Bina Sempian," ucapnya.

Begitu juga dikatakan seorang Ibu yang sehari-hari mengantar anaknya kesekolah, dirinya sangat senang dan merasa terbantu sekali dengan dibangunya jalan poros yang menghubungkan Desa Kedaburapat-Sendaur itu.

"Jika dulu sebelum dibangunya jalan kami susah mengantar anak sekolah apalagi kalau hari sudah hujan anak-anak dapat dipastikan tidak dapat berangkat sekolah, dengan adanya jalan ini semua jadi lancar semoga bukan hanya memudahkan lalu lintas jalan ini juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim, mengakui hingga saat ini Meranti masih tertinggal disegi Infrastruktur hal itu karena besarnya biaya pembangunan didaerah pesisir atau kepulauan dibanding dengan Kabupaten Kota lainnya yang berada diwilayan daratan. Sehingga Pemkab. Meranti terpaksa melakukan pembangunan secara bertahap tidak bisa sekaligus.

Kedepan untuk meningkatkan aksesbilitas Pemkab. Meranti akan membangun lagi jalan Poros penghubung Desa Repan-Pecah Buyung menuju Banto. Saat ini diakui Wabup RoRo sudah ada dan diharapkan saat jalan terbangun masyarakat dari Desa Bina Sempian sudah dapat membawa mobil tembus ke Pulau Sumatera. 

Lebih jauh dijelaskan Wabup, untuk membangun infrastruktur tak bisa hanya mengandalkan dana APBD yang terbatas, agar pembangunan dapat berlanjut Pemkab. Meranti melalui OPD terkait akan terus mengejar dana Pusat. 

"Pemkab. Meranti akan terus berjuang untuk membangun Meranti yang nota bene merupakan Pulau Terluar dan Strategis Nasional karena terletak di Selat Malaka yang merupakan Tol laut yang paling ramai didunia, dengan itu kita akan berupaya meraih dana pusat," ujarnya. 

Selanjutnya Wabup mengatakan agar proses pembangunan di Meranti berjalan lancar selain membuat perencanaan yang matang, yang tak kalah penting adalah adalah dukungan dari masyarakat sebagai salah satu syarat pencairan dana DAK.

"Karena syarat penyaluran dana DAK Pusat jika proyek pembangunan tidak ada masalah lagi dengan masyarakat," jelas Wabup.

Lebih jauh dikatakan Wabup, kedepan jalan Base yang sudah terbangun akan dilanjutkan dengan peningkatan aspal karena jalan Base memang tidak digunakan untuk waktu yang lama.

"Ini untuk mempermudah aksesbilitas masyarakat sekaligus menggerakan ekonomi warga karena hasil produksi pertanian dan perkebunan lebih lancar menuju Kota yang memiliki nilai jual tinggi," paparnya.

Wabup juga menegaskan tujuan pembangunan jalan adalah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, dan yang tak kalah penting untuk membuat masyarakat lebih rukun dan bersatu. 

"Semoga rasa persatuan dan kesatuan serta kerukunan ini terus dipertahankan demi kemajuan Desa dan Meranti kedepan," pungkasnya. 

Terakhir Wabup berpesan kepada OPD terkait untuk dapat menyusun perencanaan dilapangan agar menghasilkan data faktual dan sesuai aspirasi masyarakat. Dengan begitu tidal ada lagi Proyek asal-asalan dan masyarakat dapat menikmatinya. 

Menurut Wabup pembangunan bukan hanya membangun fisik tapi yang pertama harus dilakukan adalah pembangunan mental dan spritual serta kesehatan. Untuk itu kedepan juga akan dibangun Puskemas Rawat Inap, diakui Wabup dari laporan Camat proyek pembangunan fasilitas kesehatan masyarakat itu sudah 70 persen lebih. Diharapkan hingga akhir tahun pembangunan dapat dituntaskan. 

Begitu juga bidang pendidikan Wabup meminta disusun program pembangunan pendidikan yang jitu salah satunya membangunan SD ungggul, SMP dan SMA unggul agar masyarakat tidak perlu lagi keluar kota untuk menyekolahkan anaknya.

"Dengan pendidikan bermutu anak-anak kita setelah tamah SMA dapat bekerja atau melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi,"pungkasnya.

Sementara itu, Camat Rangsang Pesisir Atan Ibrahim, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab. Meranti atas pembangunan jalan poros tersebut. Dengan adanya pembangunan jalan ini tentunya akan memudahkan akses masyarakat antar Desa menuju Kecamatan dan Ibu Kota.

"Masyarakat Rangsang Pesisir mengucapkan terima kasih kepada Pemkab. Meranti yang telah membangun Fasilitas Jalan, karena bukan uang yang diinginkan masyatakat Rangsang Pesisir tapi fasilitas dan Alhamdulillah kini fasilitas jalan sudah dapat dinikmati,"ujarnya.

Saat ini, diakui Atan Pemerintah Kecamatan juga akan mencoba menerobos pembangunan Jalan Desa Sokop dan Beting, setelah pembangunan jalan akan dilanjutkan denhan pembangunan Dermaga di Desa Beting karena dinilai paling dekat menuju Kota Selatpanjang.

Jika tidak aral melintang, direncanakan juga akan dibangun penangkap abrasi diwilayah Pulau Rangsang dengan menggunakan dana bantuan pusat sebesar 160 M. Jika hal ini berhasil diwujudkan bahaya abrasi yang selama ini menghawatirkan masyarakat akan dapat diatasi.

Camat juga mengusulkan kepada OPD terkait yang memfasilitasi komunikasi dengan PLN, dapat mengupayakan jaringan tiang listrik di 3 Desa yang hingga saat ini belm teraliri. Yakni Desa Bungur, Tenggayun Raya, dan Telesung.

"Semoga Tahun 2020 mendatang listrik di Rangsang Pesisir dapat teraliri keseluruh desa dan hidup 24 Jam," harap Atan.

Terkahir Kadis PU Meranti H. Herman berjanji akan terus melanjutkan pembangunan Infrastruktur jalan kedepan Dinas PU akan melanjutkan pembangunan jalan Kedabu Rapat-Kayu Ara.

"Kedepan kita rencanakan akan membangun lagi jalan Poros Kedabu Rapat-Kayu Ara," akunya. (Humas Pemkab. Meranti).


Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved