Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Alhamdulillah seluruh Jema'ah Calon Haji Meranti sukses Lontar Jumrah Aqobah 10 Zulhijah
PELITARIAU.COM, Mekah - Seluruh Jema'ah Calon Haji Meranti selesai melakukan ibadah Lontar Jumrah dari 92 orang jemaah 75 orang langsung melaksanakan Lontar Jumrah, sementara 17 jemaah lainnya terpaksa harus digantikan orang lain (Dibadalkan), karena beresiko tinggi (Resti), ahad siang 10 Zulhijah 1440 H.
Kepada Kabag Humas Pemkab. Meranti melalui pesan singkatnya Ustadz Mustafa menjelaskan dari 92 orang Jemaah Calon Haji Meranti, sebanyak 75 orang JCH Meranti dapat menjalankan Ibadah Lontar Jumroh secara langsung, sisanya sebanyak 17 orang harus digantikan oleh orang lain (Dibadalkan). Dikarenakan masuk kategori Jemaah Beresiko Tinggi (Resti).
Seperti diketahui dalam pelaksanaan ibadah haji jika seorang jemaah tidak mampu menjalankan ibadah secara langsung maka yang bersangkutan diperbolehkan untuk meminta orang lain melakukannya atau Dibadalkan.
"Alhamdulillah seluruh Jemaah Calon Haji Meranti sukses Lontar Jumrah Aqobah 10 Zulhijah Inshaallah Haji Mabrur," ujar Kabag Humas dan Protokol Meranti Hery Saputra SH, berdasarkan informasi yang disampaikan Ketua Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) Meranti Ustadz Mustafa, Minggu (11/8/2019).
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan pada diri JCH Meranti yang beresiko tinggi karena sudah lanjut usia saat melaksanakan Lontar Jumroh yang cukup berat.
Seperti diketahui ibadah Lontar Jumroh yakni melemparkan batu-batu kecil ke tiga yang berada dalam kompleks Jembatan Jumrah, di kota Mina yang terletak di Mekkah. Ketika pelaksanaan ibadah ini para jemaah mengumpulkan batu-batuan kecil dari tanah di hamparan Muzdalifah dan meleparkannya.
Kegiatan ini adalah kegiatan kesembilan dalam rangkaian kegiatan-kegiatan ritual yang harus dilakukan pada saat melaksanakan ibadah haji, dan umumnya menarik jumlah peserta yang sangat besar mencapai lebih dari sejuta jemaah.
"17 Jemaah Dibadalkan Lontar Jumroh karena dinilai beresiko tinggi," aku Ustadz Mustafa.
Seperi diketahui, dari data yang disampaikan oleh Panitia Haji Provinsi Riau Jemaah Calon Haji Meranti sebanyak 92 orang dari jumlah itu 75 diantaranya sudah berusia lanjut yang masuk kategori resiko tinggi.
Namun begitu, saat ini seluruh Jemaah Calon Haji Meranti berada dalam keadaan sehat wal afiat. "Semoga semua dapat kembali dengan selamat dan menjadi Haji Mabrur," pungkas Ustadz Mustafa. (Humas Pemkab. Meranti).
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
PELITARIAU, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau meningka.
Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 68 anak mengikuti kegiatan khitanan massal yang di.









