DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Ditanya Soal Rilis PLN, Sekda Hendrizal: Tak Ada Berita 'PELITARIAU' Hoax Saat Ini

Editor :zulpen Jumat,18 Januari 2019 | 18:51:44 WIB
Ditanya Soal Rilis PLN, Sekda Hendrizal: Tak Ada Berita 'PELITARIAU' Hoax Saat Ini Ket Foto : Ketua DKP Provinsi PWI Riau, H.Dheni Kurnia dan Sekda Inhu Hendrizal

PELITARIAU, Inhu - Sekretaris daerah (Sekda) Kabupeten Indragiri hulu (Inhu) Hendrizal mengakui telah membuat rilis berita PLN, namun Sekda Hendrizal membantah, kalau dirinya ada menyebut PELITARIAU.com membuat berita hoax yang berkaitan dengan pemadaman Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) oleh pihak PLN.

"Tidak ada berita (PELITARIAU.com,red) hoax sekarang, benar saya sudah buat rilis PLN," kata Sekda Hendrizal Senin (14/1/2019) menjawab pertanyaan Pemred PELITARIAU.com usai menghadiri hearing di DPRD Inhu.  

Ketika ditanya, kapan utang PJU Pemda Inhu Rp2,9 milyar dibayarkan ke PLN agar lampu jalan kembali di hidupkan, Sekda Hendrizal juga tidak bisa memastikan kapan akan dibayarkan. "Tunggulah dulu kalau soal itu, tak ada berita-berita hoax sekarang," kata Hendrizal mengulangi jawabannya ketika ditanya soal rilis PLN yang dibuatnya seolah menuduh media PELITARIA.com sudah membuat berita hoax soal PLN putuskan aliran listrik PJU wilayah Inhu.

Sebelumnya, atas beredarnya rilis lampu PLN yang di buat oleh Sekda Hendrizal dinilai oleh sejumlah pakar pers Riau kalau Sekda Hendrizal mau mengacaukan opini dan menutupi kebusukan dirinya sendiri terkait soal adanya pemberitaan tentang pihak PLN area Rengat melakukan pemutusan (pemadaman,red) listrik Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah Kabupaten Inhu Provinsi Riau.

"Dengan menyebarkan rilis yang dibuat oleh Sekda Hendrizal, dalam rilis tersebut memuat nama narasumber Kabag Umum Hj Asmalia dan Kepala Bapeda Ari fadilah, Sekda Hendrial mau mengacaukan opini soal PLN padamkan PJU dan Sekda Hendrizal mau menutupi kebusukan diri sendiri," kata Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Riau, H Dheni Kurnia kepada sejumlah wartawan di Pekanbaru kemarin.

Keberatan atas pemberitaan disebuah media, ujar Dheni, hendaknya pejabat tersebut menempuh cara-cara yang elegan, salah satu caranya adalah memberikan hak jawab atau menjawab secara tertulis atau lisan ditujukan kepada media yang menerbitkan berita tersebut yang kaitan keberatan atas berita yang sudah tayang. "Tidak boleh keberatan atas pemberitaan langsung lapor ke polisi, harus mendahulukan hak jawab," tegas Dheni.

Sebagai gambaran, rilis PLN yang dibuat oleh Sekda Hendrizal, tergambar seolah-oleh Sekda Hendrizal sudah mewawancarai sejumlah pejabat Inhu, layaknya seorang wartawan, dari wawancaranya itu, dia menuangkan ke tulisan dengan tiga narasumber, termasuk dirinya sendiri menjadi narasumber dari rilis PLN yang dibuanya, dengan menyatakan berita soal PJU atau lampu jalan yang dipadamkan oleh PLN dan adanya dugaan korupsi adalah hoax. **PRC/tim


Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved