Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Baru Dibayar Tiga Bulan, Guru Pertanyakan Tunjangan Non Sertifikasi
PELITARIAU,Telukkuantan– Tahun anggaran 2014 hampir berakhir, namun para guru PNS di Kuansing baru menerima tunjangan non sertifikasi sebanyak tiga bulan. Sementara di Kabupaten lain, sudah ada yang dibayar hingga enam bulan.
Karena itu sejumlah guru mempertanyakan hal ini, terutama alasan pembayaran tunjangan non sertifikasi masih belum tuntas hingga saat ini.“Baru tiga bulan pertama Januari sampai dengan Maret,”ujar Zuma Aprizon salah seorang guru di Kuansing, Selasa ( 4/11/2014 ) sore. Seperti diberitakan kuansingterkini.
Menurut informasi dari rekan guru di sejumlah kabupaten di Riau seperti di Siak ujar Zuma, mereka rata-rata sudah menerima tunjangan tersebut untuk enam bulan atau sudah terima untuk dua triwulan.
“ Kenapa Kita di Kuansing baru tiga bulan atau baru satu triwulan, padahal di daerah lain sudah ada yang dua triwulan, ini yang Kita pertanyakan,”ujarnya.
Menurutnya, sejumlah guru sudah beberapa kali mempertanyakan hal tersebut ke dinas pendidikan. Namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda pembayaran dana non sertifikasi untuk mereka. “ Dana non sertifikasi ini dana untuk guru yang belum mendapatkan sertifikasi, ”ujarnya.
Dikatakan Zuma, walaupun tunjangan ini sebesa Rp 250 ribu setiap bulan, namun cukup membantu perekonomian mereka. “Kita harapkan sebelum tahun anggaran 2014 berakhir pembayarannya tuntas, itu harapan Kita,”ujarnya.
Sementara itu Kadis Pendidikan Kuansing, Drs H Alwis, M.Si yang dikonfirmasi melalui Sekretaris Dinas Pendidikan, Drs Jupirman mengaku akan mengecek hal tersebut ke bagian terkait di dinas tersebut.“ Nanti Saya check terlebih dahulu, sejauh mana prosesnya saat ini,”ujar Jupirman.
Menurut Jupirman dana tersebut berasal dari APBN, sehingga setelah sampai ke kas daerah baru dapat dilakukan. “ Nantilah Saya chek dulu bagaimana prosesnya sampai sekarang, ini kan masalah keuangan Kita tanyakan ke yang menanganinya,”pungkasnya. (ktc/cr.alfi )
Editor: Alfi Amd
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .
Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Up.









