Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Modus Minta Tolong, OTK Larikan Mobil Avanza Warga Teluk Kuantan
PELITARIAU,Telukkuantan - Berbagai cara dijalankan penjahat untuk memuluskan aksinya. Kali ini dengan modus minta tolong, tiga orang tak dikenal (OTK) berhasil membawa kabur mobil Toyota Avanza BM 1914 KL, milik warga Kelurahan Simpang Tiga Teluk Kuantan. Aksi kejahatan ini terjadi di Dusun Air Hitam, Desa Sungai Langsat, Kecamatan Pangean, akhir pekan lalu.
Tiga pelaku Curas ini melakukan aksinya pada Sabtu ( 1/11/2014 ) pekan lalu, sekitar pukul 22.30 WIB. Dengan berpura-pura minta tolong diantar mencari motor yang hilang, Kasmuri warga Kelurahan Simpang Tiga Teluk Kuantan, Kecamatan Kuantan Tengah harus kehilangan mobilnya.
Sebelum kejadian, dari informasi yang diperoleh, sekitar pukul 16.30 WIB, Kasmuri selaku pemiliki mobil Toyota Avanza meminta Wawan untuk mengantar dua orang yang tidak dikenal (pelaku) untuk mengantarkan kedua orang itu yang ternyata penjahat ke arah Sako Pangean. Kedua penjahat ini mengaku hendak mencari mencari sepeda motor mereka yang hilang.
Untuk meyakinkan Wawan, 2 orang penjahat tersebut kemudian menjemput salah seorang paman penjahat di Pasar Benai. Setelah paman pelaku naik mobil, setelah sampai di Dusun Air Hitam Teratak Air Hitam, pelaku meminta Wawan untuk berhentikan mobil yang dikendarainya.
Seketika, dua orang penjahat itu langsung menarik korban dan 1 orang pelaku lagi mengarahkan senjata tajam ke arah Wawan. Wawan tak berdaya mendapat serangan ini, setelah tidak berdaya Wawan kemudian korban diikat. Setelah itu, korban di bawa sejauh 2 kilometer dari tempat kejadian, hingga akhirnya korban langsung dibuang dan mobil korban langsung dilarikan pelaku.
"Ya, awalnya ada dua orang mendatangi korban minta diantar mencari motornya yang hilang. Kemudian pelaku juga meminta korban untuk menjemput pamannya di Pasar Benai," kata Kapolres Kuansing AKBP Bayuaji Irawan SH SIK melalui Kasubag Humas Polres Kuansing Ipda Musabi kepada wartawan, Selasa (4/11/2014).seperti diberitakan kuansingterkini.com
Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materil senilai Rp115 juta. Korban pun telah melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Kuansing dengan nomor LP/189/XI/2014. Korban Pelapor atas nama Wawan dengan dua orang saksi, masing-masing Kasmuri (34) pemilik mobil, Penti Evira (33). "Saat ini sedang kita lidik," kata Musabi.(ktc/cr.alfi)
Editor: Alfi Amd
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .
Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Up.
Polresta Pekanbaru Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Teguhkan Komitmen Polri Presisi untuk Masyarakat dan Dukung Program Nasional
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam semangat pengabdian kepada bangsa dan negara, Po.









