Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Jika Ikut Jadi Wagubri 2018, Yopi Arianto Tak Didukung Masyarakat Inhu
PELITARIAU, Inhu - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Riau 2018 terus menghangat, Bakal calon (Balon) Gubernur Riau (Gubri) yang ikut bertarung menjadi pembahasan hangat di tengah masyarakat, Bupati Indragiri hulu (Inhu) Yopi Arianto yang digadang-gadangkan ikut bertarung sebagai Balon wakil Gubri berpasangan dengan Bupati Pelalawan Harris mendapat tanggapan miring masyarakat Inhu.
"Bupati Yopi harus urusin dan beresin saja Inhu dulu, janji politik ketika mau jadi bupati Inhu saja belum selelsai, bagai mana mau ngurusin riau yang sangat luas ini," kata tokoh etnis batak di Kabupaten Inhu Berlin Manurung.
Menurut Berlin, Etnis batak di Inhu secara tegas tidak mendukung Bupati Yopi ikut bertarung sebagai wakil gubernur sebab, jikapun terpilih maka wakil Gubernur itu jelas tidak bisa membuat kebijakan dalam membangun Inhu, kasarnya wakil itu sama dengan ban serap (jarang dipakai,red).
"Mana janji politik Bupati Yopi untuk melakukan peningkatan pembangunan, kesehatan, infatruktur, pengentasan kemiskinan. Yang ada jumlah masyarakat miskin di Inhu terus bertambah," jelas Berlin yang mengaku selalu mempertahatikan seluruh aspek kebijakan Bupati Yopi sejak terpilih di priode ke dua tahun 2015.
Lebih jauh disampaikannya, jikapun banyak pekerjaan di Inhu dalam pembangunan tidak beres sejak kepemimpinan Bupati Yopi, namun Bupati Yopi tahun 2018 ikut mencalonkan diri menjadi Gubri bukan jadi wakil, maka secara pribadi untuk memenangkan Yopi dirinya berada di garis depan.
"Walaupun Bupati Yopi tak mampu urusin Inhu, jika dia (Yopi Arianto,red) ikut mencalonkan diri menjadi Gubernur 2018, maka saya akan membela dan ikut memenangkan Yopi mati-matian," tegas Berlin yang pernah menjadi Sekjen pengurus Partai Demokrat Kecamatan Pasirpenyu tahun 2004.
Berlin juga mengatakan, Bupati Yopi masih memiliki jabatan lebih kurang 3 tahun untuk menuntaskan amanah masyarakat Inhu, jika dipaksakan ikut bertarung di Pilkada Riau 2018, itu sama saja dengan haus jabatan. "Ngapain jadi wakil gubernur, kalau tetap ikut mencalon sama saja dengan haus jabatan," ujar tokoh batak Inhu ini juga sebagai penggiat anti korupsi.
Dalam mengikuti perkembangan politik, dirinya mengakui kalau mengetahui ada 5 nama Bakal calon Gubri tahun 2018 yang getol ikut bertarung diantaranya Arsad Juliandi Rahman atau Andi Rahman saat ini incamben, Lukman Edy saat ini ketua komisi II DPR RI, Syamsuar saat ini Bupati Siak, Harris saat ini Bupati Pelalawan dan Firdaus saat ini menjabat walikota Pekanbaru. **zp/ram
DPRD Riau Turun ke Warga: Ginda Burnama Sosialisasikan Ranperda RT RW di Marpoyan Damai
PELITARIAU, PEKANBARU – Anggota DPRD Provinsi Riau, Ginda Burnama ST MT, mengg.
Ini Kata Mona Sri Wahyuni Usai Pelantikan Pengurus PAN se Riau oleh Zulkifli Hasan
PELITARIAU, Pekanbaru - Anggota DPRD kota Pekanbaru, Mona Sri Wahyuni SE, AK men.
Polres Pelalawan Gerebek Rumah Kontrakan di Rawang Sari, 28 Paket Sabu Disita
PELITARIAU, Pelalawan - Sat Resnarkoba Polres Pelalawan kembali menggagalkan per.
DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau Gelar Berbuka Puasa Bersama Dan Santuni Puluhan Anak Yatim
PELITARIAU Pekanbaru - Dewan Pengurus Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Riau .
Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto: Konferda Momentum Untuk Memperkuat Akar Rumput Partai dan Kader
PELITARIAU, Pekanbaru – Sabtu (22/11/2025) bertempat di Hotel Labersa Se.
Drs H Asra Faber MM: Orang Baik Harus Paham Politik Jika Tidak, Penjahat yang Kendalikan
PELITARIAU, Sumbar - Orang baik, harus paham mengenai politik. Jika tidak,.









