Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Telukkuantan Minim Taman dan Air Mancur
PELITARIAU,Telukkuantan - Kota Teluk Kuantan sejauh ini masih minim ornamen dekorasi kota, baik taman dan air mancur, sehingga belum terlihat keindahan dan kelembutan kota. Padahal potensi pembangunannya cukup besar terutama banyaknya lokasi-lokasi yang cocok untuk taman dan air mancur.
Menurut pemerhati tata kota, Ir. Z. Qadri, sebagai salah kota di Riau yang termasuk kota wisata karena adanya pacu jalur, kedepan penataan taman dan air mancur perlu mendapat prioritas. Apalagi, Pemkab telah membangun hotel, stadion dan pasar modern yang memerlukan kehadiran banyak orang agar berfungsi dan dilihat bermanfaat bagi masyarakat.
"Untuk air mancur sekarang tak perlu besar-besar dan memerlukan kolam seperti air mancur di taman jalur atau depan Kompleks Pemda yang memerlukan biaya besar,"ujarnya.
Menurutnya air mancur sekarang berukuran sedang dan kecil dan dipadu unsur etnik atau entitas budaya lokal, seperti air mancur yang keluar dari ornamen seperti Kombuik, Parikek dan ornemen-ornamen budaya.
" Jadi batu alam atau batu hitam diukir seperti Kombuik, Parikek, Keruntuang, Losuang, Sosoran , lalu dari atasnya keluar air yang menetes bukan air mancur, betapa eloknya kalau dibangun seperti itu menyatu dengan alam, lokasinya pun tidak besar dan bisa ditempatkan di sudut jalan,"ujarnya.
Menurutnya, ada lima lokasi yang ideal untuk air mancur ini, dan akan menambah keindahan dan ciri khas kota Teluk Kuantan sebagai kota wisata khususnya di Riau. Pertama di dekat sudut pagar Mesjid Agung dan Tugu Carano, dibelokan dari arah Sungai Jering ke Sport Centre dan kedua di sudut pagar Hotel Kuansing dari arah gedung Abdoer Rauf ke kampus UNIKS." Potong tikungan itu, bangun air mancur dengan bentuk ornamen etnik dari batu hitam, dikelilingi bunga alangkah akan cantiknya kalau sudah jadi, "ujar Z. Qadri.
Ketiga di depan kampus UNIKS dan pasar tradisional berbasis modern. Ia menyarankan selain air mancur, perlu ditanam pohon minimal tiga lapis, baru kemudian dibangun beberapa air mancur kecil dengan ornamen etnik disepanjang pagar bagian depan. " Di dua tempat ini air mancurnya dapat lebih dari satu baik bentuk kombuik, parikek, sosoran, losuang. Pasti cantik sekali,"ujarnya.seperti diberitakan kuansingterkini.com(ktc/cr.alfi)
Editor:Alfi Amd
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .
Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Up.
Polresta Pekanbaru Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Teguhkan Komitmen Polri Presisi untuk Masyarakat dan Dukung Program Nasional
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam semangat pengabdian kepada bangsa dan negara, Po.









