Kanal

Perkelahian Di Warung Remang-remang di Ujungbatu, Polisi Buru Seorang Tersangka

PELITARIAU, Rohul - Kepolisian resort (Polres) Rokan hulu (Rohul) masih terus memburu seseorang dari delapan tersangka berinisial JS dalam penganiayaan antara Dua kelompok di Warung Remang-Remang di Kafe Yuli Dusun Lintam, Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujungbatu.
 
JS diduga terlibat perkelahian dua kelompok warga, di Kafe Yuli pada Rabu (12/04/2017) tengah malam, mengakibatkan Andre alias Ujang Tato (35) dan Joni (29) warga Dusun Suka Damai, Desa Pematang Tebih, meninggal dunia.
 
Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto melalui Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Muhammad Wirawan Novianto mengatakan pihaknya kini masih memburu tersangka berinisial JS.
 
“Sampai kini, saksi LP alias Pen sudah dimintai keterangannya. Diketahui motif perkelahian karena salah paham kedua kelompok warga soal ban mobil milik seorang laki-laki yang kempes di lokasi. Kita masih mencari keberadaan JS, " tegas AKP Muhammad Wirawan, Selasa (18/4/2017).
 
Diperkelahian dua kelompok warga depan warung remang-remang tersebut, polisi sudah menetapkan delapan dari sepuluh warga Ujungbatu sebagai tersangka.
 
Dimana ketujuh tersangka yang sudah ditahan yakni, DFSP, RS (27), AS (27), SHP (32), HRS (23), PRS (27), dan PMSM (27). Sedangkan seorang tersangka lain inisial JS masih buron. Ujang Tato diduga meninggal di TKP karena sejumlah luka di bagian tubuhnya, seperti bagian kepala pecah, pelipis kanan koyak, dan bibir bagian bawah robek.
 
Sementara rekannya, Joni yang mengalami luka berat dan sempat kritis, juga dilaporkan meninggal dunia saat dirawat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Joni alami luka robek di pelipis kanan, dagu, bibir, dan luka robek di pipi kanan.
 
Di TKP, polisi ikut mengamankan barang bukti, 1 batang kayu broti, 8 keping potongan kayu, 1 topi, 5 sandal, dan 1 kursi lipat besi.**DRA

Ikuti Terus Pelitariau.com

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER