DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Dituduh Mengancam, Novrizon Burman Minta Kepala SKK Migas Sumbagut Minta Maaf

Editor :Ramdana Jumat,02 November 2018 | 10:57:23 WIB
Dituduh Mengancam, Novrizon Burman Minta Kepala SKK Migas Sumbagut Minta Maaf Ket Foto : Novrizon Burman dan kuasa hukumnya, Aspandiar SH.

PELITARIAU, Pekanbaru – Novrizon Burman melalui kuasa hukumnya, Aspandiar  SH, hingga saat ini masih menunggu permintaan maaf secara terbuka dari Kepala SKK Migas Sumbagut Hanif Rusjdi yang dinilai mencemarkan nama baiknya. Bila tidak, pihaknya mempertimbangkan langkah hukum.

‘’Setelah kita tunggu satu minggu, sepertinya tidak ada itikad baik dari Kepala SKK Migas Sumbagut untuk meminta maaf kepada klien saya, Novrizon Burman. Bila peringatan ini tidak ditanggapi juga, minggu depan kita mempertimbangkan langkah hukum’’ ujar Aspandiar, kepada sejumlah media, Jumat (2/11/2018) pagi.

Seperti diberitakan, dianggap tidak membuka informasi soal data kondisi minyak bumi di Riau, SKK Migas Sumbagut digugat di Komisi Informasi Provinsi Riau. Sengketa informasi ini dilayangkan oleh Pemohon atas nama Novrizon Burman, setelah melalui proses permohonan informasi. 

Namun, Kepala SKK Migas Sumbagut Hanif Rusjdi mengatakan isi surat permohonan informasi yang dilayangkan Novrizon Burman, berisi ancaman. ‘’Datang surat pertama yang meminta informasi. Kami masih koordinasi dengan pusat, karena kami ini adalah institusi, sudah datang surat kedua, berisi ancaman,’’ sebut Hanif, dalam berita bertuahpos.com, Kamis (4/10/2018), dengan judul “Digugat di KIP Riau, Ini Tanggapan SKK Migas Sumbagut."

Dikatakan Aspandiar, pihaknya sudah mencermati dua surat yang dikirimkan kliennya ke SKK Migas Sumbagut. Menurut dia, tidak ada unsur ancaman dalam isi kedua surat tersebut.

"Kami sudah mempelajari seluruh kata dan kalimat dalam dua surat dimaksud, tidak ada kata-kata mengancam. Dengan demikian, klien kami merasa dirugikan oleh pernyataan dari Kepala SKK Migas Sumbagut, yang menyebutkan surat dari kami berisi ancaman," jelas Aspandiar. 

Lebih lanjut Aspandiar mengatakan, kliennya  merasa dirugikan sekali dengan pernyataan tersebut, baik sebagai warga negara ataupun sebagai wartawan senior dan juga sebagai salah satu calon legislatif. Masa di zaman sekarang masih mau mengancam. ‘’Maka, kami meminta Kepala SKK Migas Sumbagut segera mengklarifikasi kata-kata ancaman dalam surat tersebut, sekaligus meminta maaf," tegasnya. 

Apabila itu tidak dilakukan, dalam waktu yang tidak terlalu lama, pihaknya akan memikirkan langkah hukum untuk dugaan pidana tindakan pencemaran nama baiki. ‘’Entah itu pencemaran nama baik, entah itu fitnah, entah itu kabar bohong,’’ pungkas Aspandiar. **Prc2/rps

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved