DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Ternyata, Guru SMKN I Tajir Inhu Sudah Tahu Frengki Bekerja Biayai Sekolahnya

Editor : Minggu,18 Januari 2015 | 04:57:00 WIB
Ternyata,  Guru SMKN I Tajir Inhu Sudah Tahu Frengki Bekerja Biayai  Sekolahnya Ket Foto :

PELITARIAU, Rengat –Apa yang dilakukan Frengki pelajar kelas XII SMKN I Talang Jerinjing (Tajir) Kec. Rengat Barat Inhu untuk membiayai sekolah dan keluarganya sudah diketahui sekolahnya.


Awal mulanya pihak sekola SMKN 1 Tajir mengetahui kalau Frengki bersekolah sambil bekerja melalui cerita dari teman temannya. Untuk memastikan itu,  pihak Sekolah sudah membuktikan sendiri dengan mengkroschek secara diam-diam  beberapa waktu lalu.
 

Kepala sekolah SMKN 1 Talang  Jerinjing (Tajir) Kecamatan Rengat Barat Sutriadi SPd yang didampingi Guru Agama Ali Usman SPDi, membenarkan bahwa Frengki memang siswa SMKN 1 Rengat Barat.

Untuk membantu  siswa kategori kurang mampu seperti Frengki, seluruh Guru-guru yang bersetatus PNS melakukan pengumpulan zakat Amal setiap tahunnya.  Hasil pengumpulan zakat Amal ini diberikan kapada siswa yang kurang mampu.

Frengki siswa kelas XII salah satunya sebagai penerima zakat Amal dari unit Penerima Zakat (UPZ) Amal  SMKN 1 Rengat Barat. Inisiatif pengumpulan zakat Amal ini sudah sejak tahun 2012 lalu di lakukan, dan terus setiap tahunnya para guru memberikan kepada siswa-siswi yang kurang mampu

Pada tahun 2012 dari 8 orang guru berstatus PNS yang dikumpul dari zakat Amal telah  disalurkan kepada 10 orang siswa kurang mampu. Pada tahun  2013 dari  9 orang guru berstatus PNS disalurkan ke  10 orang siswa dan pada tahun 2014 dari 10 orang guru berstatus PNS di salurkan  pada13 siswa atau pelajar kurang mampu.

Dijelaskannya , kategori  siswa-siswi penerima zakat Amal diantaranya , siswa kurang  mampu (miskin), beragama Muslim berkelakuan baik santun dan hormat kepada seluruh orang tua dan Guru.

Jumlah Rupiah yang bagikan per anak menerima Rp. 500 ribu dan digunakan untuk keperluan sekolah, dengan memilih anak yg betul betul membutuhkan bantuan. Serta  memiliki niat untuk belajar serta  punya motifasi bagi diri mereka sendiri, sebab rata-rata anak yang kurang mampu bersekolah biasanya sambil bekerja.

“Frengki salah satu siswa yang berprilaku baik, sopan santun dan ramah, pandai bergaul, dan bisa menyesuaikan diri, frenki juga patut untuk menjadi contoh dan pembelajaran bagi Siswa-siswi yang lain," ucap Kepala Sekolah.


Penulis: Doni Ruby Saputra

Editor   : rio ahmad


Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved