Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Darurat Peredaran Narkoba, LBH Indragiri Minta 5 Pasang Cabup Inhu Buat Komitmen Bentuk BNNK
PELITARIAU, Inhu - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Indragiri, meminta 5 pasang Calon bupati (Cabup) Indragiri hulu (Inhu) yang bertarung tahun 2020 melihatkan komitmennya untuk menyelamatkan putra putri Inhu dari pengaruh peredaran gelap Narkotika psiko tropika dan obat obatan terlarang (Narkoba).
Menurut direktur LBH Indragiri Rahcman Ardian Maulana SH didampingi advokat LBH Indragiri Alnasri Nasution SH kepada wartawan Kamis (5/11/2020) menjelaskan kalau tidak ada komitmen dari Pemerintah daerah (Pemda) tentang penyelamatan korban peredaran gelap Narkotika dan obat obatan terlarang, di Inhu sendiri harus di dirikan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) untuk pencegahan dan penindakan.
"Pengguna narkoba yang ditangkap polisi di Inhu dengan bukti menyebutkan tersangka hanya pemakai, maka tersangka itu adalah korban dan semustinya di rehabilitasi, hukuman penjara menyelamatkan korban Narkoba," kata Rachmad dan Alnasri lulusan fakultas hukum universitas Bung Karno Jakarta ini.
Menurut data LBH Indragiri, Ganasnya peredaran Narkoba di Inhu, sudah memasuki semua lini golongan masyarakat. Korban peredaran Narkoba di Inhu bukan hanya dikalangan remaja saja, namun pengguna narkoba tidak pernah dimasukkan sebagai korban dan dihukum penjara sudah memasuki semua lini golongan masyarakat mulai dari kalangan aparatur pemerintah, sampai dengan kaum buruh dan petani di Inhu menjadi korban peredaran Narkoba.
"Masyarakat Inhu sebagai pengguna Narkoba yang ditangkap polisi tidak satupun digolongkan sebagai korban dan mendapatkan asesmen serta di rehabilitasi, namun semua pengguna narkoba di Inhu yang ditangkap dihukum penjara dengan vonis hakim rata-rata 4 tahun ke atas," kata Rachman seraya mengatakan jangan hanya penindakan saja namun harus seimbang dengan pencegahan peredaran Narkoba di Inhu.
Semantara itu, Alnasri menambahkan, semua stek holder di daerah dan pemerintah pusat serius memperhatikan korban Narkoba dan untuk di Inhu diminta kandidat calon bupati yang bertarung di Inhu membuat program pencegahan terhadap bahaya Narkoba.
"Pengguna narkoba merupakan generasi muda yang masih produktif, diharapkan calon bupati melihatkan keseriusan dan komitmen jika terpilih akan membangun panti rehabilitasi korban narkoba dan mendirikan BNNK di Inhu," harapnya. **Prc
Wali kota Pekanbaru Agung Nugroho, Kembali Pimpin IMI Riau Secara Aklamasi
PELITARIAU, Pekanbaru - Kepercayaan besar kembali diberikan kepada Wali Kota Pek.
Kabid Sarana dan Prasarana Disdikbud Meranti Bantah " Tuduhan Itu Tidak Benar "
PELITARIAU,Meranti - Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan.
Riau Bhayangkara Run 2026: Sinergi Sehatkan Masyarakat, Kobarkan Semangat Riau Melawan Karhutla
PELITARIAU, PEKANBARU - Ribuan langkah penuh semangat kebersamaan memadati kawas.
Kebersamaan Polri dan DLHK Wujudkan Pekanbaru Kembali Bersih Usai Riau Bhayangkara Run 2026
PELITARIAU, PEKANBARU – Riau Bhayangkara Run 2026 sukses menyedot perhatian ri.
LAMR Kepulauan Meranti Berikan Dukungan Untuk Kapolres Baru dan Doa Untuk Kapolres Yang Lama
PELITARIAU,Meranti - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan M.
Wujudkan Polri Humanis: Satlantas Polres Pelalawan Tebar Ratusan Makanan Gratis di Jalintim
PELITARIAU, PELALAWAN - Di tengah teriknya Jalan Lintas Timur dan hiruk pikuk ke.









