DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Kegiatan Disdikbud Inhu di Pasirpenyu, Disini Agendanya

Editor :Fauzi Minggu,20 Oktober 2019 | 13:57:17 WIB
Kegiatan Disdikbud Inhu di Pasirpenyu, Disini Agendanya Ket Foto : Fhoto Kabid Gunting Pita dan Kegiatan Pelatihan PKP di SDN 011 Kelurahan Kembang Harum

PELITARIAU, Inhu - Pada hari ini Minggu (20/10/2.019) Kegiatan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) di wilayah Kecamatan Pasir Penyu sesuai agendanya meresmikan Pintu Gerbang masuk ke SDN 011 Kelurahan Kembang Harum yang terbuat dari Beton.

Setelah meresmikan Gerbang Masuk tersebut yang ditandai dengan pemotongan Pita yang diwakili Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Inhu, Syafruddin M Pd dan disaksikan oleh Misyoto S Pd Ek (Kasi Ketenagaan Disdikbud Inhu)  H Umar Dulis M PdI (Korwil Dikbud Pasir Penyu).

Hj Nesmely S Sos, Lasmana S Pd dan Juliati M Pd dari Pengawas Sekolah (PS), Kec Pasir Penyu dan Kec Sei Lala, Kepsek SDN 011 Kembang Harum (Asep Dimyadi M S Pd).

Peserta Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Peserta zonasinya terdiri dari Pasir penyu, Sei Lala, Lubuk Bayu Jaya ( LBJ), Kelayang, Rakit Kulim.

Setelah acara peresmian Aikon gerbang masuk SDN 011 Kel Kembang Harum, perwakilan Pejabat Disdikbud Kab Inhu tersebut langsung membuka kegiatan Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP).

Kepala Seksi Ketenagaan Disdikbud Kab Inhu, Misyoto S Pd Ek ketika membuka Program PKP mengatakan bahwa kunci proses pembelajaran yang baik dan benar di sektor pendidikan adalah peran para guru. Itulah sebabnya pemerintah saat ini memperketat seleksi penerimaan guru.

“Selain itu untuk memperbaiki model pelatihan dan pembelajaran bagi guru, ke depannya akan diberlakukan sistem zonasi,” ungkap Misyoto

Selama ini program pengembangan kompetensi guru berdasarkan hasil uji kompetensi, yang lebih memfokuskan pada peningkatan kompetensi guru terutama dalam kompetensi pedagogi dan profesional.

Namun seiring meningkatnya tantangan peningkatan mutu pendidikan, perlu dilakukan pengembangan keprofesian berkelanjutan guru yang bermuara pada hasil peserta didik.

Menurut Kepala Seksi Ketenagaan, salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang bermuara pada peningkatan kualitas siswa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Ditjen GTK menyelenggarakan Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP).

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa melalui pembinaan guru dalam merencanakan, melaksanakan, sampai dengan mengevaluasi pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher OrderThinking Skills/HOTS),” ujarnya.

Selanjutnya Kepsek SDN 011 Kel Kembang Harum Kec Pasirpenyu, Asep Dimyadi M SPd kepada awak media PelitaRiau.Com ketika dikonfirmasi membenarkan kegiatan program PKP bulan Oktober ini sejumlah 60 orang sebagai tuan rumah  SDN 011 Kel Kembang Harum pesertanya sebayak 40 orang dan SDN 003 Kel Sekar Mawar sejumlah 20 orang untuk melaksanakan Program PKP.

Lanjutnya untuk kegiatan peresmian Garbang Masuk kesekolah ini diluar dalam agenda PKP, karena yang hadir dalam kegiatan tersebut dipusatkan di SDN 011 makan sekaligus dimanfaatkan momen tersebut oleh pihak sekolah sebelum membuka pelatihan untuk meresmikan pintu gerbang tersebut, Alhamdulillah Peresmian Pintu Gerbang dilaksanakan dengan aman dan lancar.

Menurut Asep setelah meresmikan Pintu Gerbang Pejabat Disdikbud terdiri dari Kabid Kebudayaan sebagai Nara Sumber, Kasi Ketenagaan mewakili Disdikbut untuk membuka PKP, Korwil Dikbud Pasir Penyu sebagai Narasumber dan Pengawas Sekolah (PS) berbagai program untuk meningkatkan efisiensi, efektifitas, serta pemerataan mutu pendidikan, pelaksanaan Program PKP mempertimbangkan pendekatan kewilayahan, atau dikenal dengan istilah zonasi.

Melalui langkah ini, pengelolaan Pusat Kegiatan Guru (PKG) TK, kelompok kerja guru (KKG) SD, atau musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) dan musyawarah guru bimbingan dan konseling (MGBK), yang selama ini dilakukan melalui Gugus atau Rayon, dapat terintegrasi melalui zonasi pengembangan dan pemberdayaan guru. 

Zonasi memperhatikan keseimbangan dan keragaman mutu pendidikan di lingkungan terdekat, seperti status akreditasi sekolah, nilai kompetensi guru, capaian nilairata-rata UN/USBN sekolah, atau pertimbangan mutu lainnya.

Komunitas guru dan tenaga kependidikan (PKG/KKG/MGMP/MGBK) memegang peranan penting dalam keberhasilan program ini. Di antara peran tersebut adalah melakukan pendataan terhadap anggota komunitasnya "Pendataan ini penting karena komunitas juga berperan dalam mengkoordinasikan dan melaksanakan program PKP Berbasis Zonasi di kelompok kerja masing-masing," jelas Asep.**(prc3)


Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved