Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Cegah Perkembang Biakan Nyamuk Pasca Banjir, PT TPP Lakukan Fogging di 3 Kecamatan
PELITARIAU, Rengat - Tingginya curah hujan yang mengakibatkan meluapnya sungai Indragiri, menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Indragiri hulu (Inhu) banjir. Untuk di wilayah Kecamatan Pasirpenyu dibeberapa titik pasca banjir dilakukan fogging, fogging dimaksudkan mencegah terjadinya perkembang biakan nyamuk di Kecamatan Inhu.
Kegiatan fogging wilayah Kecamatan Pasirpenyu, pertama sejak air surut dilakukan oleh pihak perkebunan kelapa sawit PT Tunggal Perkasa Plantations (PT TPP) di sejumlah titik pemukiman warga pada Senin (3/4/2017) selama dua hari sampai dengan Selasa (4/4/2017).
"Kita melakukan fogging sejak senin kemarin, kita sudah melaksanakan fogging di sejumlah titik, salah satunya fogging dilakukan di seputar lingkungan masyarakat desa Sekar Mawar.," ujar CDO PT TPP Yanuar Wahyudi didampingi CCO PT TPP, Dede Putra, Rabu (5/4) di Airmolek.
Dijelaskannya, perkebunan PT TPP berada dilingkungan sejumlah desa di Kecamatan Pasirpenyu dan Kecamatan Lirik dan Sei-Lala, dimana fogging yang dilakukan untuk mencegah terjadinya perkembang biakan nyamuk. Fogging pertama, dilakukan oleh tim fogging PT TPP di lingkungan desa dekat dengan perusahaan.
"Fogging ini merupakan bentuk kepedulian kami untuk masyarakat di desa sekitar perusahaan, dimana setelah bencana banjir waktu lalu saat ini mulai ditemukan penyakit akibat gigitan nyamuk," jelasnya.
Selain PT TPP melakukan fogging pasca banjir, pihak PT TPP juga gencar mesosialisasikan pencegahan perkembang biakan nyamuk Deman Berdarah Dangue (DBD) dengan cara melaksanakan 3M. Diamana kegiatan masyarakat Menguras bak mandi, Menutup tempat penampungan air dan Mengubur barang bekas harus secara rutin dilakukan. "Masyarakat harus senantiasa waspada terhadap wabah nyamuk DBD, nyamuk ini selalu datang pasca banjir," jelas Dede menambahkan.
Pelaksanaan fogging katanya, hanya untuk mencegah perkembang biakan nyamuk secara semantara, namun yang terpenting adalah bagaimana masyakat dapat mengelola lingkungan sekitar dengan baik dan melaksanakan program 3M. "Rencana kami akan melaksanakan program fogging di 3 kecamatan yaitu pasir penyu, lirik dan sei-lala dan kami fokuskan di desa yang terkena wabah demam berdarah," tutupnya. **zpn
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Mandah Bersama Forkopimcam Tanam Jagung di Lahan PT. RSA
PELITARIAU, INDRAGIRI HILIR – Komitmen mendukung program Asta Cita Presi.
Bupati Buka Pelalawan Boat Racing 2026 di Desa Wisata Kuala Terusan, 63 Racer Adu Kecepatan di Sungai Kampar
PELITARIAU, Pelalawan - Jumat 10 Juli 2026 sekira pukul 14.00 WIB bertempat di D.
Wujudkan Warga Binaan yang Sehat, Lapas Pekanbaru Gelar Senam Pagi Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam rangka menjaga kesehatan dan kebugaran warga bin.
Polresta Pekanbaru Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Kebun Warga di Cinta Raja
PELITARIAU, Pekanbaru – Komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung Prog.
Polsek Mandah Koordinasi dan Cek Lahan Jagung di Desa Bente, Dukung Swasembada Ketahanan Pangan
PELITARIAU, Mandah – Dalam rangka mendukung program swasembada ketahanan panga.
Bupati Asmar Minta OPD Prioritaskan Tindak Lanjut Temuan BPK
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta.








