Kanal

Meranti Dalam Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi

PELITARIAU, Meranti - Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti sudah menetapkan Meranti siaga bencana hidrometeorolgi melalui SK ter tgl  12 nop 2025 sd dengan beberapa minggu ke depan tepatnya tgl 31 Desember 2025.

Penetapan ini berdasarkan informasi dari BMKG bahwa di proyeksikan akan terjadi badai siklon tropis senyar yg termasuk dalam kategori bencana hidrometeorologi, di wilayah pulau samatera termasuk Riau dan Kabupaten Kepulauan Meranti  kususnya.

Oleh karena itu bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H Asmar mengintruksikan jajarannya yang membidangi kebencanaan di Kabupaten Meranti yaitu BPBD selaku OPD yg mengkoordinir kejadian- kejadian bencana di Meranti untuk berperan aktif memitigasi daerah rawan bencana dan mangantisipasi setiap kemungkinan teejadinya bencana, berkoordinasi dengan  mitra Pemda seperti Pihak Kepolisian,TNI, Pemerintah Kecamatan, Pemdes dan Relawan guna meminimaliair dampak bencana, Ucap Asmar.

"Saya intruksikan kepada OPD terkait yang membidangi penanganan bencana daerah BPBD bermitra degan TNi Polrii, para Camat2 dan Kades agar turun ke lapangan memberikan masukan2 positif kepada masyarakat agar teehindar dari dampak bencana dan selalu siap siaga jika bencana hidrometeorologi terjadi, beber Asmar.

Dalam seruannya Bupati Asmar menegaskan bahwa mitigasi harus di mulai dari lingkungan terkicil, RT, RW, hingga Kades harus menghidupkan kembali budaya gotong royong terutama aliran sungai dan parit parit didesa yang menjadi arus jalan air pasang agar air tidak lama tergenang di perkampungan yang dapat menimbulkan bencana.

Intruksi ini bukan tanpa alasan sedikit kelalaian seperti parit mampet sampah menumpuk bisa memicu bencana yang tidakk bisa di hentikan selain itu Asmar memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan kawasan bibir pantai tingkat kan kewaspadaan, tegasnya.

Mengantisifasi meningkatnya mobilitas warga menjelang akhir tahun Bupati Asmar juga mengintruksikan kepada Dinas Pendidikan agar seluruh sekolah, guru dan orang tua murid menunda dulu lah berlibur ke wilayah yang rawan bencana lebih baik liburan di tempat kita saja itu juga menjadi "quality time keluarga' keputusan ini diambil sebagai tindakan pencegahan agar tidak ada warga yang terjebak bencana di luar daerah.

Kemudian Bupati Asmar juga menegaskan kepada pemilik jasa trasportasi laut agar senantiasa memprioritaskan keselamatan para penumpang khusunya masyarakat meranti,

Status siaga darurat ini menjadi sinyal kuat bahwa Kabupaten meranti tidak boleh lengah menghadapi cuaca extrim bukan untuk di tunggu tapi untuk di hadapati dengan kesiapan, kepedulian dan tindakan bersama,ucap Asmar.

Kami berterima kasih kepada BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah siaga 24 jam dalam mengoordinasikan dan memantau perkembangan bencana di lapangan dengan menurunkan Tim TRC nya siaga di titik-titik rawan bencana banjir rob yang terjadi di titik-titik titik rawan bencana banjir, kami berharap langkah BPBD ini di ikuti oleh para Camat beserta Kades se Kabupaten Meranti untuk keselamatan Masyarat Meranti yang saya cintai, tutup Asmar.

Berdasarkan dokumen kajian resiko bencana yang di susun oleh BPBD Meranti pada tahun sebelumnya bahwa potensi luas wilayah bahaya banjir terbesar berada di Kecamatan Rangsang Pesisir, dan total potensi luas bahaya banjir d Kabupaten Kepulauan Meranti adalah 70.012.80.HA dan termasuk ke dalam kelas bahaya sedang. **


Ikuti Terus Pelitariau.com

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER